Sevly Rondonuwu: Celah Kreativitas Saat Aktivitas Basket Terbatas.


Jun 29, 2020

Ada saja celah yang ditemukan Sevly Rondonuwu, meski terkurung di dalam mes akibat terpaan wabah Covid-19. Pebasket Amartha Hangtuah ini menangkap peluang bidang usaha, membuat panna cotta "puding Italia" yang kemudian dijajakannya melalui aplikasi berbagi foto dan video Instagram. 

"Bisnis ini saya mulai dari rasa penasaran, melihat seorang artis cewek yang jual panna cotta. Ya kenapa saya nggak coba aja, mumpung jarang kan cowok yang bikin sendiri langsung panna cotta, dan sekalian jualin," tutur atlet berusia 24 tahun ini.

Sevly berkongsi dengan Pondra Purnawan, rekannya saat membela tim bola basket Kalimantan Timur di Pekan Olahraga Nasional 2016. Kedua pemuda ini memulai dari nol. Melakukan kegiatan produksi, pengemasan, dan pengiriman kudapan khas Italia tersebut.

Tak banyak yang menduga jika pebasket dengan nomor punggung 1 ini terampil mengolah hidangan penutup ini dengan bahan baku susu krim, vanila, dan gelatin. "Untuk sementara saya berhasil bikin dan menjual rasa original dan pisang. Dalam waktu dekat akan dipasarkan rasa coklat," ungkapnya. 

Usaha sampingan ini, kata Sevly, memang terasa berat lantaran harus rangkap kerja. Gawean kurir pun tak segan-segan dilakoninya, jika lokasi pembeli tak jauh dari mes. "Panna cotta ini harus disajikan dalam keadaan dingin karena sensasi segar dan nikmatnya. Makanya kalau (lokasi pembeli) dekat, saya antar sendiri," ujar Sevly, seraya berpromosi. 

Pandemi Covid-19 bisa memaksa orang untuk tinggal di rumah saja. Latihan bola basket pun dibatasi. Namun, virus mematikan itu tidak bisa menghentikan kreativitas seseorang. Terbukti ratusan mangkuk panna cotta ini berhasil terjual. Meski, bisnis puding dengan label @manismanis.19 tersebut belum genap berumur sebulan.