Seri Ketujuh IBL Pertamax 2020 Digelar kembali di Jakarta


Feb 23, 2020

Jakarta, 23 Februari - Gedung Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta akan menjadi ajang penyelenggaraan seri ketujuh IBL Pertamax 2020 yang semula dijadwalkan berlangsung di GOR Sahabat Semarang, 13-15 Maret.

Pemindahan dilakukan setelah evaluasi hasil penyelenggaran paruh musim awal baik dari sisi penyelenggaraan maupun pertandingan. Dari sisi kompetisi, terbukti bahwa setiap pertandingan semakin menarik dan setiap klub bermain semakin intensif. Salah satunya terlihat dari selisih skor hasil pertandingan yang ketat. Untuk mendukung hal ini konsisten, diperlukan penunjang fasilitas yang baik terutama lapangan pertandingan.

Dalam memilih venue penyelenggaran, IBL mengutamakan pemain dan klub serta melakukan antisipasi soal keamanan dan keselamatan pemain. Di Semarang, saat hari kedua di Serie I sempat terjadi perbedaan suhu drastis ketika hujan deras dan kondisi panas di dalam GOR memacu semakin cepat terjadi kondensasi (pengembunan) untuk naik ke permukaan sehingga menyebabkan lantai lapangan menjadi licin,” jelas Junas. Kami bersyukur tidak terjadi hal yang merugikan para pihak pada hari tersebut namun kami harus mempertimbangkan secara mendalam untuk periode selanjutnya. Saat itu, manajemen IBL mencari beberapa referensi ahli untuk membahas solusi yang diperlukan dan hal tersebut telah disampaikan kepada pihak GOR. Namun memang dengan waktu yang terbatas kita harus memiliki rencana alternatif” kata Junas. 

“Sebenarnya ada beberapa pilihan kota pengganti, namun kami memilih Jakarta karena fasilitas yang telah dipastikan dari sisi keamanan, kemudian jeda seri di Jakarta sebelumnya cukup jauh (sebelumnya serie III)”, ujar Junas. Gedung  basket Gelora Bung Karno Senayan juga kita ketahui sempat menjadi venue penyelenggaraan basket taraf internasional di ajang Asian Games yang lalu. Setelah sekian lama dan kembalinya penyelenggaraan basket nasional di Senayan diharapkan akan semakin menumbuhkan antusiasme para penggemar bolabasket. Di sisi lain, diharapkan agar para pemilik fasilitas di kota-kota lain juga memikirkan untuk dilakukan perbaikan dan peningkatan  fasilitas olahraga mereka demi mendukung kemajuan industri.