Satya Wacana Tak Menyerah Hingga Akhir


Mar 21, 2021

 Efri Meldy, pelatih Satya Wacana Saints Salatiga, tak bisa berkata banyak seusai meraih kemenangan atas  Amartha Hangtuah lewat tiga kali perpanjangan waktu pada seri kedua IBL Pertamax 2021 di Robinson Cisarua Resort, Minggu 21 Maret.

“Saya hanya salut pada seluruh pemain baik dari Satya Wacana maupun Hangtuah. Mereka menunjukkan kepada semua, bahwa selama gim belum berakhir tak ada kata menyerah,” kata Meldy dalam sesi wawancara secara virtual seusai pertandingan.

The Saints sebenarnya punya peluang menang saat overtime pertama, tapi hilang dalam dua detik terakhir ketika Fisyaiful Amir menyamakan kedudukan. Juga pada saat overtime kedua, tiga kali free throw pada detik-detik akhir saat skor 97-97 juga tidak berbuah angka.

Bukannya mental jatuh, The Saints malah masih menggebu pada overtime terakhir dan memenangkan pertandingan sengit. “Mental anak-anak mungkin sudah siap, sebab dalam latihan sering kami buat kondisi seperti ini. Kami ciptakan suasana serius dan sakral bagaikan pertandingan dalam setiap latihan,” ucap Meldy.

Hal ini diakui oleh Antoni Erga. “Sparring game dalam latihan juga sering dibuat serius seolah sebuah pertandingan menentukan dalam deti-detik akhir. Artinya, kami diminta selalu berjuang hingga peluit tanda pertandingan berakhir berbunyi,” kata Antoni.

Dari sisi Teknik, saat ketinggalan pada overtime kedua, Meldy menurunkan lima small man dan berhasil mendulang angka mengejar ketinggalan. “Kemudian pada kuarter akhir kami turunkan para pemain yang lebih segar. Mungkin kuarter terakhir adalah keuntungan kami dengan pemain-pemain usia muda,” tegas Meldy.