News Press Release

Perbasi Jatuhkan Sanksi Kepada Perangkat Pertandingan Pacific Vs. Hangtuah

04 June 2024
|

Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menindaklanjuti insiden dalam pertandingan Pacific Caesar Surabaya Vs. Amartha Hangtuah Jakarta di GOR Pacific Surabaya, 5 Mei lalu.

PP Perbasi akhirnya menjatuhkan sanksi larangan memimpin pertandingan pada tiga wasit selama setahun pada semua level kompetisi bolabasket. Tiga wasit yang bertugas saat itu adalah Swara Yoga Sangara, Zidqi Nurdiansyah, dan Nanang Seminar Efendi.

Yoga, Nanang dan Zidqi dihukum larangan bertugas selama satu tahun sebagai wasit pasa setiap tingkatan pertandingan bolabasket di seluruh Indonesia serta dicabut lisensi wasitnya sampai dengan berakhirnya larangan bertugas. Mereka juga berkewajiban mengikuti penataran wasit setelah larangan bertugas berakhir.

Hukuman serupa diberikan pula kepada pengawas pertandingan ST Purwoko Damarjati. Dia dilarang bertugas selama setahun dan dicabut lisensinya sebagai pengawas pertandingan dan wajib mengikuti penataran pengawas pertandingan setelah larangan bertugas berakhir.

“PP PERBASI menindaklanjuti pertemuan dengan IBL atas masalah tersebut dengan membentuk Tim Kerja Evaluasi Wasit. Setelah dibentuk, tim langsung memanggil dan mewawancara semua pihak yang terlibat,” ujar Wakil Ketua Umum bidang SDM (sumber daya manusia) PP PERBASI, Ardima Rama Putra.

“Hasil wawancara menemukan pelanggaran dan dilaporkan ke Rapat Pimpinan Perbasi sampai akhirnya terbit SK hukuman tersebut. Harapan kita semua tentunya agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi dan para perangkat pertandingan bisa selalu fokus dalam menjalankan profesinya,” imbuh Rama.

Sementara koordinator wasit Achmad Nuryadi diskors selama enam bulan, dicabut lisensi wasit sampai dengan berakhirnya masa larangan dan harus mengikuti penataran koordinator wasit setelah larang bertugas berakhir

Surat keputusan dikeluarkan pada Minggu, 2 Juni 2024.  Sebelumnya manajemen IBL juga telah menjatuhkan hukuman sanksi kepada para perangkat pertandingan dengan skorsing hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya manajemen IBL juga telah menjatuhkan hukuman sanksi kepada para perangkat pertandingan dengan skorsing hingga batas waktu yang belum ditentukan. (*)

Baca Juga: IBL dan PP Perbasi Tegas Jatuhkan Hukuman Kepada Pemain Terlibat Match Fixing

0 Comments