Menimbang Performa Andre Adrianno dan Abraham Damar Grahita


May 08, 2021

Persaingan Divisi Putih tidak seketat Divisi Merah di IBL Pertamax 2021. Pasalnya dua tim terbawah yaitu NSH Montain Gold Timika dan Amartha Hangtuah Jakarta sudah tidak meramaikan persaingan mendapatkan tiket Playoffs setelah berkutat dengan masalah mereka sendiri. Kemudian Satria Muda terlalu superior di grup ini. Hasilnya Prawira Bandung dan West Bandits Solo yang mendapatkan tiket Playoffs dengan menempati peringkat dua dan empat. 

Fokus membahas tentang kedua tim ini memang menarik. Mulai dari dua pemain yang menjadi kunci permainan mereka. Menjadi menarik karena dua-duanya ternyata pemain yang baru pindah dari tim sebelumnya. Andre Adrianno bersinar bersama tim West Bandits setelah memutuskan pindah dari Satya Wacana Saints Salatiga. Sedangkan di kubu Prawira Bandung, mereka punya Abraham Damar Grahita yang terakhir berstatus sebagai pemain Stapac Jakarta. 

Berbicara soal Andre, pemain berusia 27 tahun itu jadi shooting guard paling berbahaya di liga musim ini. Dia sangat tajam dengan field goals 38,9%, dan three point 33,7%. Ketajaman tersebut membuat Andre bisa mengoleksi 11,1 PPG, 3,0 RPG, dan 1,5 APG. Hampir tiga kali lipat dari kontribusinya bersama Satya Wacana musim lalu. Andre juga berhasil menembus 1.000 Points Club IBL. 

Salah satu penampilan epik Andre Adrianno yakni ketika berhadapan dengan Louvre Dewa United Surabaya, 7 April 2021. Andre mecetak 28 poin, lengkap dengan lima three point jump shot dari enam tembakan yang dilepaskan. Kalau bertemu Prawira Bandung, jelas Andre akan menjaga Abraham Damar Grahita. Pertemuan keduanya pasti bakal berlangsung sengit. 

Sementara itu, Abraham juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru para penjaga tidak boleh lengah dengan pergerakan pemain yang meraih gelar Most Valuable Player di IBL Pertamax 2021 tersebut. Terlebih ketika sekarang Abraham benar-benar menjadi ujung tombak dari serangan Prawira. 

Abraham tetap bermain sesuai standarnya. Ketiga membela Indonesia Patriots di IBL Pertamax 2020, dia membuat rataan 13,6 PPG, 3,6 RPG, da 2,8 APG. Musim ini, penampilannya masih sama, bahkan bisa meningkat. Pemain berusia 25 tahun tersebut mengoleksi 15,8 PPG, 5,3 RPG, dan 3,1 APG. Konsistensi Abraham benar-benar layak diacungi jempol. Dari 16 pertandingan, hanya satu game saja Abraham mencetak single digit points. Selebihnya dia selalu mencetak poin di atas 10 angka. Musim ini Abraham tercatat dua kali mencetak 26 poin.

Soal defense, sepertinya tidak dibebankan terlalu berat pada Abraham. Karena mereka punya Arif Hidayat. Tapi kalau Arif sudah fokus menjaga Widyanta Putra Teja, mau tidak mau Abraham harus bisa menghentikan mesin poin lain dari West Bandits yang bernama Andre Adrianno. Ini bakal jadi persaingan yang sengit. 

Baca selalu kabar-kabar terbaru seputar IBL di iblindonesia.com. Ikuti juga media sosial resmi liga agar tidak ketinggalan informasinya. Untuk Playoffs IBL Pertamax 2021 akan dimulai pada 23 Mei mendatang. Jangan lewatkan siaran langsungnya di saluran-saluran resmi IBL. (*)