Mengintip Talenta Muda di Musim IBL 2022


Sep 27, 2021

Jakarta, 27 Agustus - Program IBL Rookie Combine merupakan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pertandingan serta kemampuan klub melalui kehadiran potensi pemain muda calon bintang di masa depan. Sejak dimulainya kembali program rookie musim 2019, IBL terus berupaya meningkatkan kualitas program ajang pemain muda. 

Salah satu keseriusan untuk mendapatkan potensi pemain, IBL membentuk Tim Penjaringan (tim Scouting) yang bertugas untuk melakukan rekrutmen, seleksi dan pelatihan nantinya. "Proses sudah berjalan sejak awal Agustus. Saat ini kami telah memilih 35 calon pemain untuk mengikuti Rookie Combine" kata Ketua Tim Scouting Rookie IBL, Andrie Ekayana. 

Berbeda dengan dua tahun sebelumnya dimana calon pemain mendaftar, calon pemain Rookie kali ini bersifat invitasi rekrutmen oleh tim scouting dan dilakukan verifikasi data termasuk pantauan melalui hasil instruksi video yang dibuat bersama bintang basket, Xaverius Prawiro. 

"Daftar para pemain juga telah mendapatkan review dari tim-tim IBL. Artinya mereka telah mendapatkan rekomendasi dan dinilai layak bersaing di IBL," jelasnya. Secara kualitas kandidat rookie musim ini mengalami peningkatan signifikan. Yayan juga menyebut beberapa pemain yang pernah mengikuti seleksi tim elite muda di Cirebon tahun lalu  mengikuti seleksi rookie kali ini.

Selain 35 pemain yang sudah memenuhi kriteria, IBL Rookie Combine juga rencana akan diikuti pemain rekomendasi klub sebagaimana juga dilakukan dua tahun sebelumnya. “Ini merupakan pemain yang secara langsung direkomendasikan oleh klub untuk bermain di IBL, dimana para pemain itu ada yang berasal dari binaan klub tersebut sejak berada di level sebelum profesional dan ada juga yang merupakan pantauan langsung masing-masing klub dan direkomendasikan kepada manajemen IBL untuk bermain di klubnya. Setiap klub maksimal diperbolehkan merekomendasikan 3 pemain dimana minimal dua berasal dari daerah domisili klub IBL tersebut dan satu dapat berasal dari luar daerah domisili," jelas Rufiana, Senior Manajer Kompetisi IBL. Saat ini pemain rekomendasi berjumlah 22 pemain.

Dengan 35 pemain yang diundang khusus dan 22 pemain rekomendasi maka IBL Rookie Camp nanti akan dilihat 57 potensi talenta-talenta yang akan bersinar di musim depan. Berikut nama peserta IBL Rookie Combine yang rencana dilaksanakan 20 - 23 Oktober pasca perhelatan PON XX:

1  A.A GD Agung Bagus Parameswara (Bali)

2  Akbar  Jamalong (Sulawesi Selatan )

3  Ali Bagir Wayarabi Alhadar (DKI Jakarta)

4  Andres Setiawan(DKI Jakarta)

5  Anggita Reksi Pala (DKI Jakarta)

6  Anto Febrianto Boyratan (Jawa Tengah)

7  Arief Abdul Rohman (Jawa Timur)

8  Auw Julius Harianata Lukito (Jawa Tengah)

9  Bayu Bima Prasetya (Daerah Istimewa Yogyakarta)

10 Boby Gillian Wibisono (Jawa Timur)

11 Bryan Fernando Korisano (Papua)

12 Christian Yuda (Kalimantan Tengah)

13 Daffa Dhoifullah (DKI Jakarta)

14 Dandung O’neal Pamungkas (Jawa Tengah)

15 Daniel Evan Susanto (Jawa Tengah)

16 Daniel William Tunasey Salamena (Jawa Timur)

17 Endru Bagaskara (Kalimantan Barat)

18 Fahrul Ilmi (Jawa Timur)

19 Fendy Prima Bahana (Jawa Timur)

20 Ferdinan Dwi Purwoko (DKI Jakarta)

21 Fernando Franco Manangsang (Sulawesi Utara)

22 Flavianus Aditya Riesta Saputra (Daerah Istimewa Yogyakarta)

23 Franzislyo (Kalimantan Barat)

24 Hendrick Xavi Yonga (DKI Jakarta)

25 Ikram Fadhil (Jawa Timur)

26 Jason Christhoufer (Banten)

27 Julian Alexandre Chalias (Bali)

28 Kevin Mendita (Sulawesi Utara)

29 Kevin Pratama Ekaputra Tandayu (Sulawesi Utara)

30 Kresna Kurnia Aji (Jawa Timur)

31 M.Aulaz Ariezky Septano (Nusa Tenggara Barat)

32 Maikel Andreas Cores Baliba (Papua)

33 Matthew Agung Pramuda (Jawa Tengah)

34 Maulana Iqbal Nugraha (Jawa Timur)

35 Melkias Moso Kaize (Papua)

36 Mikail Jaydra Muhammad Darmawan (DKI Jakarta)

37 Muhammad Ali Mursydan (Jawa Barat)

38 Muhammad Fhirdan Maulana Guntara (Jawa Barat)

39 Muhammad Iqbal Hardianto (Jawa Timur)

40 Naja Nazzala Hidayat (Jawa Timur)

41 Naufal Narendra ( DKI Jakarta)

42 Nickson Damar Gosal (Nusa Tenggara Barat)

43 Obet Isak Semuel Rumbewas (Papua)

44 Putu J Satria Pande (Bali)

45 Qori Bilbalas (Banten)

46 Renard Ichthus Hernando (Banten)

47 Reza Saputra Butar Butar (Papua)

48 Rillo Agum Kumara (Kalimantan Selatan)

49 Saddam Asyruna (DKI Jakarta)

50 Sultan Muhammad Fauzan (Jawa Barat)

51 Topo Adi Saputro (Jawa Tengah)

52 Valentinus Michael Reinaldi (Daerah Istimewa Yogyakarta)

53 Very Kurniawan (Jawa Timur)

54 Victory Lobbu (Sulawesi Utara)

55 Yanto (Kalimantan Selatan)

56 Yesaya Alessandro Michael Jospeh Saudale (DKI Jakarta)

57 Yosua Otto Sunarko Judaprajitna (Jawa Tengah)