Kediri Kota Baru Penyelenggara IBL


Sep 30, 2019

Kompetisi IBL 2020 akan digelar mulai 10 Januari. Delapan kota telah dipilih menjadi penyelenggara seri IBL. Satu nama kota penyelenggara baru adalah Kediri. 

 

Kota Kediri memiliki infrastruktur Gedung Olah Raga yang sangat representative. Adalah GOR Jayabaya yang selesai dibangun pada tahun 2007, memiliki kapasitas hingga 8.000 penonton, dan dilengkapi sarana fasilitas pendukung yang sangat memadai untuk menghelat event  olahraga dengan skala nasional maupun internasional.

 

Ditambah komitmen dan dukungan Pemerintah Kota Kediri terhadap rencana penyelenggaraan event IBL di Kota Kediri sangat besar. Selain hal ini merupakan pengembangan kota baru dalam penyelenggaraan kompetisi IBL juga sejalan Kota Kediri sebagai destinasi sport tourism.

 

 

GOR Jayabaya Kediri akan menjadi tuan rumah seri kelima IBL pada tanggal 28 Februari-1 Maret 2020. "Kediri kita pilih untuk memperluas jangkauan penggemar olah raga khususnya bola basket," kata Junas Miradiarsyah,  Direktur Utama IBL.

 

Pemilihan Kediri sebagai kota penyelenggara bukan tanpa alasan. Potensi bola basket Kediri sangat tinggi, bahkan sejarah bola basket Indonesia tak bisa dipisahkan dengan Kediri lewat klub bola basket legendarisnya, Halim Kediri. 

 

Sejumlah pemain nasional lahir dari klub ini. Sejak tahun 1970-an sejumlah nama pebasket nasional lahir dan berkembang dari Halim. Sebut saja nama Sin Kim Lay, Lie Gwan Ming (Rendy Yuwono), Lie Gwan Chin, Yugianto Kuntarjo,  Pek King Sing hingga nama-nama lebih muda macam Pek King Dhay sampai generasi Amin Prihantono dan Wendha Wijaya. Semua pernah digembleng di Halim Kediri.

 

Masih ada deretan nama cukup bersinar di dunia kompetisi bola basket Indonesia seperti Donny Ristanto, Christ Gideon, Fransisco Yogi Da Silva dan masih banyak nama lagi.

 

Di era Kobatama lalu, seri kompetisi pun kerap digelar di Kota Tahu ini dengan animo penonton cukup besar. Kediri memang dikenal sebagai salah satu kota bola basket pada jamannya.

 

Di sektor kompetisi bola basket mahasiswa, Universitas Kadiri yang pemainnya adalah binaan klub Halim juga menjadi tim mahasiswa disegani dan berkali-kali menjadi juara Liga Bola Basket Mahasiswa .

 

"Semoga kehadiran seri IBL di Kediri bisa membangkitkan lagi gairah dan prestasi bola basket Kediri,," harap Junas.