Kaleidoskop IBL 2020: Kobe Bryant dan Pemain Asing Baru di Jakarta


Dec 28, 2020

IBL Pertama 2020 Seri 3 Jakarta sangat istimewa. Di hari pertama, IBL melakukan penghormatan terhadap legenda NBA Kobe Bryant yang tewas dalam kecelakaan helikopter. Sementara dari sisi liga, tim-tim mulai melakukan perombakan, terutama dari sisi pemain asing.

Seri Jakarta dimulai 31 Januari 2020. Tapi saat jeda antara seri dua dan tiga, sebuah peristiwa tragis terjadi. Pemain legendaris, inspirasi para pemain basket di seluruh dunia, legenda Los Angeles Lakers, Kobe Bryant mengalami kecelakaan helikopter di Amerika Serikat pada 26 Januari 2020. Peristiwa ini mengguncang dunia olahraga. Termasuk juga keluarga besar IBL. 

IBL menyiapkan t-shirt yang identik dengan Kobe Bryant untuk pemain yang bertanding, yaitu bertuliskan nomor 8 dan 24. Nomor jersei Kobe Bryant yang dipakai saat masih aktif bermain di Los Angeles Lakers. Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menyampaikan, selain sebagai penghormatan, diharapkan acara ini bisa mengingatkan semua insan basket di Indonesia tentang dedikasi terhadap basket. Kobe Bryant merupakan contoh nyata tentang kerja keras dan mencintai permainan basket.

Dari sisi kompetisi, beberapa tim sudah melakukan perombakan. Mereka merasa pemain asing kurang maksimal. Di seri Jakarta, tercatat ada lima pemain asing baru. Bank BPD DIY Bima Perkasa mengganti dua pemain sekaligus. David Vincent Seagers digantikan Filip Pejovic asal Serbia, lalu mengganti Blake Ty Truman dengan Mamadou Diakite asal Mali. 

Amartha Hangtuah juga melakukan dua pergantian langsung. Mereka memilih menghabiskan jatah pergantian pemain asing untuk musim ini. Darnell Aaron Martin Jr. digantikan Emilio Parks yang sudah datang minggu lalu. Kemudian Charles Lowell Jackson Jr. diganti oleh Thurron Steven Mallory Jr.. Pemain asing baru kelima di seri Jakarta adalah Michael Adam Murray yang menggantikan posisi Stephen DeAngelo Battle di Pelita Jaya Bakrie. 

Saat bertanding, NSH Jakarta membara. Mereka memenangkan dua gim beruntun. Sementara, tuan rumah Satria Muda menang dua kali, dan kalah sekali melawan Indonesia Patriots. Louvre Surabaya juga memperoleh hasil maksimal di Jakarta. Sebaliknya, Hangtuah mengalami penurunan. Mereka kalah dua pertandingan berturut-turut.Sama halnya dengan Pacific Caesar Surabaya. 

Inilah momen kebangkitan NSH Jakarta di IBL 2020. Karena, di Jakarta mereka mulai menemukan irama permainan. Menurut pelatih Antonius Ferry Rinaldo, Setelah kalah di Bandung, semua pemain NSH menyadari mereka tidak satu visi. Pada jeda seri, NSH melakukan re-group, dan hasilnya mereka bisa menduduki papan atas di klasemen.

Berikutnya, cerita tentang seri ke empat IBL Pertamax 2020 di Jogjakarta. (*)