Jersey Louvre Surabaya Mulai Langka


Mar 11, 2020

Pemilik Louvre Surabaya, Erick Herlangga, tak menyangka kehadiran timnya begitu dicintai penggila basket Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan ludesnya jersey tim Buaya Darat.

Padahal, Louvre belum berumur setahun. Namun, kehadirannya mampu mencuri penggemar Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2020.

“Saya tidak menyangka hal ini bisa terjadi. Jujur, kami tidak melakukan persiapan sehingga musim belum habis, tetapi jersey Louvre sudah habis dan tidak bisa diproduksi lagi,” ujar Erick.

Bahkan, Erick mengaku heran dengan penggemar yang mau membeli jersey Louvre. Di antara klub lain, harga jersey Louvre lebih mahal.

“Jersey kami itu Rp 400 ribu cuma atasan saja. Sementara tim lain harganya di bawah itu, sudah dapat atasan dan bawahan,” tutur Erick.

Performa Louvre di IBL 2020 langsung menanjak meski berstatus debutan. Tim Buaya Darat kini menempati peringkat kelima dengan 21 poin dan memiliki peluang besar lolos ke playoff.

 

 

Foto by : Hari Purwanto