Eksperimen Satya Wacana


Apr 08, 2021

Pelatih Satya Wacana Saints Salatiga , Efri Meldy mengakui melakukan eksperimen saat melawan Satria Muda Pertamina, Kamis 8 April di Robinson Cisarua Resort. Satya Wacana kalah 56-78.

“Kami bisa mengimbangi di paint area yang selama ini menjadi kekuatan Satria Muda. Kami mencetak 30 poin dari paint are sementara mereka membuat 32 angka,” kata Meldy pada sesi wawancara secara virtual seusai pertandingan.

“Hanya saja kami kalah dari bench player points. Kekuatan Satria Muda memang lebih merata,” akunya. Pemain dari bangku cadangan Satya Wacana hanya mampu mencipta 12 angka, sementara lawan mencetak 33 poin dari pemain cadangan.

Antoni Erga mencetak 22 poin bagi Satya Wacana. “Semua mengalir melihat situasi. Tak ada tugas khusus saya harus mencetak angka,” kata Erga.”Dalam permainan basket, situasi selalu berubah. Adjustment satu tim dibalas dengan adjustment lainnya,” tuturnya.

“Kami memang tak memiliki target man, siapa saja harus bisa mencetak angka melihat situasi permainan di lapangan,” tutur Meldy. 

Satya Wacana Saints Salatiga akan memainkan laga terakhir melawan NSH Mountain Gold Timika pada hari Jumat 9 April.