30 Pemain Asing dari Lima Negara


Oct 12, 2022

Persaingan dalam Kompetisi IBL 2023 mendatang bisa dipastikan akan berlangsung seru. Setiap klub sudah melakukan strategi awal saat memilih pemain-pemain asing pada IBL Draft Day 2022, Selasa 11 Oktober. 30 pemain asing sudah terpilih untuk membela 15 klub peserta IBL.

Amerika Serikat masih menjadi penyumbang pemain asing terbanyak dengan jumlah 25 orang, namun lima pemain lainnya berasal dari negara berbeda. Dua pemain berasal dari Australia, sementara Brazil, Prancis dan Republik Dominika masing-masing akan memiliki satu pemain dalam kompetisi IBL mendatang.

“Ini akan membuat laga kompetisi IBL 2023 akan semakin menarik, para penonton tidak hanya akan menikmati gaya bermain dan teknik para pemain asal Amerika Serikat, tetapi juga akan melihat bagaimana para pemain Australia, Prancis, Brazil dan Republik Dominika beraksi,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.

Tujuh pemain yang musim lalu bermain di IBL 2022 juga akan masih bertahan. Randy Bell (Bumi Borneo Basketball), Akeem Scott (RANS PIK Basketball), Shahvar Newkir (NSH Mountain Gold Timika), Elijah Johad Foster (Satria Muda Pertamina) dipertahankan klub mereka sebelumnya, sementara Dior Lowhorn yang sebelumnya bermain untuk Pelita Jaya diminati oleh Bali United Basketball dan Tyrone Criswell yang musim lalu membela Pacific Caesar dipilih oleh Tangerang Hawks. Christopher Ware yang pernah membela Garuda Bandung kini diambli oleh Evos Thunder.

“Dari sisi kualitas, saya percaya secara umum para pemain asing lebih bagus. Kita lihat ada Maxie Esho yang pernah bermain di ajang ASEAN Basketball League kini dipilih ole Elang Pacific Caesar dan Lucas Nogueira yang sempat bermain di NBA bersama Toronto Raptors akan berada di kubu Satria Muda Pertamina,” kata Junas.

Batasan tinggi badan pemain juga menjadi alasan IBL 2023 akan lebih menantang, Kali ini klub boleh memilih satu pemain dengan tinggi tak terbatas atau di aras 2 meter, sementara satu pemain asing lagi boleh maksimal bertinggi 2 meter.

“Ini juga akan menjadi tantangan termasuk buat pemain lokal, bagaimana menghadapi lawan dengan postur setinggi itu. Kami yakin para pemain lokal juga akan semakin berkembang dengan persaingan seketat ini, dan muaranya adalah pada tim nasional Indonesia,” tegas Junas.

Tak sabar rasanya menunggu Kompetisi IBL 2023 bergulir.