Press Release

Pacific Caesar memilih WO pada gim kedua playoffs Divisi Putih IBL Pertalite 2017/2018 di DBL Arena Surabaya, Sabtu (10/3).

Pacific memaksakan memainkan Anton Waters, yang pada laga sebelumnya terkena ejected karena melakukan satu kali technical foul dan sekali unsportman, yang menurut peraturan FIBA memang harus di eject dan berimbas pada pelarangan bermain pada gim berikutnya.

Aturan ini mengacu pada aturan pertandingan FIBA terbaru. IBL mengeluarkan peraturan pertandingan pada 25 Juli 2017. FIBA melakukan update peraturan pada bulan September 2017 dan sudah disosialisasikan kepada peserta IBL pada November 2017.

"Peraturan diskualifikasi yang menyatakan kombinasi technical foul dan unsportman di diskualifikasi dan larangan 1 kali bermain baru ada di peraturan FIBA terbaru 2017 dan sudah disosialisasikan dan di setujui saat managers meeting 8 Maret," kata Direktur IBL, Hasan Gozali.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan kedua tim, Gagan Rahmat dari Stapac, dan Adi Hari Saputro dari Pacific, serta Arlan dan Azwar Zulkarnaen dari panitia penyelenggara.

IBL berpegang teguh pada peraturan pertandingan tersebut.

#IBL201718 #UniteforGlory #RaiseTheBar

Related

Prastawa Tak Lagi Bersama Stapac jakarta Musim Depan

Yang lain masih dalam tahap negosiasi. Kami masih memerlukan Rizky, Widyantaputra dan Kristian Liem. Untuk Rama, dia akan memutuskan setelah menunaikan tugas sebagai pelatih timnas 3X3 putra di Asian Games 2018.
[more]

Pelita Jaya Maju ke Final

Pelita Jaya melangkah ke final IBL Pertalite 2017/2018 setelah menundukkan Stapac 77-76 lewat pertarungan ketat yang harus diselesaikan dengan perpanjangan waktu pada gim ketiga semi final di C'Tra Arena Bandung, Minggu (8/4).
[more]

Rebut game Kedua ,Pelita jaya paksa Stapac mainkan game penentuan di Semifinal I...

"Wayne dan semua pemain bermain bagus. Untuk gim ketiga saya harus melihat dulu evaluasi dari video hari ini," kata pelatih PJ, Johannis Winar.
[more]

Download IBL App at:

Play Store Badge App Store Badge