Virus Corona Buat Rencana Rajko Toroman Berantakan


Apr 01, 2020

Pelatih tim nasional basket Indonesia, Rajko Toroman, sempat berencana kembali Serbia. Akan tetapi, rencana itu batal karena bandar udara di kampung halamannya mengalami penutupan.

Toroman berencana kembali ke Serbia pada 22 Maret 2020. Keinginan Toroman kembali ke Serbia dikarenakan Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2020 masih belum mengumumkan kapan kompetisi akan dimulai.

“Apesnya satu hari sebelum berangkat ke bandara, dikabarkan di sana tutup. Tidak tahu penutupannya sampai kapan," kata manajer tim nasional basket Indonesia, Maulana Fareza.

Setelah batal kembali ke Serbia, Toroman sempat ingin membantu pengembangan tim nasional muda Indonesia. Rencananya Toroman akan melatih tim U-18, U-19, dan U-23.

Akan tetapi, situasi yang semakin tidak kondusif di Jakarta membuat niat tersebut gagal.

“Situasinya saat ini kurang kondusif. Jadi Coach Toro Work From Home dulu sambil menunggu bandara kembali dibuka,” tutur Fareza.

Meski batal pulang dan kompetisi tidak berjalan, Badan Tim Nasional tetap menanggung seluruh akomodasi dan gaji Toroman.

“Kami melakukan komitmen dengan coach Toro dua tahun. Jadi walau dia tak pulang, kami tanggung gaji dan penginapannya," ujar pria yang akrab disapa Mocha tersebut.