Ulasan Paruh Musim: Stats Leader Pemain Lokal


Feb 19, 2020

Persaingan para pemain lokal di Indonesian Basketball League (IBL) 2020 juga tak kalah seru. Tidak sedikit pemain lokal yang menunjukkan kualitas di atas rata-rata, baik di posisi Guard, Forward, dan Center. Namun jangan heran bila banyak pemain Indonesia Patriots yang memimpin catatan terbaik dalam hal efektifitas. Wajar, karena mereka adalah pemain-pemain terbaik di Indonesia. Sudah seharusnya kita patut bangga dengan penampilan mereka.

Guard

Posisi ini terbilang banyak diisi oleh pemain lokal. Namun Indonesia Patriots memiliki dua guard terbaik di Indonesia. Mereka juga yang memimpin statistik di IBL 2020 hingga paruh musim. Nomor satu ada Abraham Damar Grahita. Dengan efektifitas di bawah pemain asing, Abraham bisa mencetak 12,7 PPG dengan field goals mencapai 65%. Kiranya, layak bila Abraham disebut sebagai guard terbaik di Indonesia. Di bawahnya ada Andakara Prastawa Dhyaksa yang bisa mencetak 8,8 PPG dengan 4,4 APG. Banyaknya assist inilah yang membuat Prastawa layak duduk di peringkat kedua.

Sementara itu di peringkat ketiga, muncul nama Yerikho Tuasela milik Pacific Caesar Surabaya. Memang secara efektiftas, Yerikho masih di bawah Indra Muhammad. Tetapi beberapa pertandingan, Yerikho sering jadi penentu kemenangan Pacific. Yerikho bisa menyumbang 8,3 PPG sejauh ini. Diharapkan, Yerikho bisa meningkatkan kontribusinya di Pacific.

Forward

Sangat pantas bila Kaleb Ramot Gemilang menempati peringkat pertama untuk posisi forward. Kaleb mengoleksi 8,3 PPG, 2,3 RPG, dan 1,8 APG. Kaleb melengkapi catatan statistiknya dengan field goals 62,9%. Menyusul di peringkat kedua ada Arki Dikania Wisnu. Kaleb dan Arki sama-sama berada di tim Indonesia Patriots yang merupakan program pemusatan latihan timnas Indonesia. Arki selama empat seri mencetak 7,1 PPG, 2,8 RPG, dan 2,3 APG. 

Menarik di peringkat ketiga ada Govinda Julian Saputra yang membela Pelita Jaya Bakrie. Govinda kini menjadi forward andalan pelatih Octaviarro Romely Tamtelahitu. Govinda bermain dengan rata-rata 18 menit per game. Kontribusinya adalah 5,7 PPG, 3,4 RPG, dan 1,4 APG.

Center

Kalau berbicara posisi center, sekiranya ada dua pemain yang bisa mencetak efisiensi terbaik. Pertama ada Valentino Wuwungan di tim Pelita Jaya Bakrie. Persaingan di paint area bersama pemain asing memang tidak mudah. Namun Valentino mencetak 2,8 PPG dan 3,9 RPG. Sementara di tim Louvre Surabaya ada Galank Gunawan. Galank kini beroperasi di paint area bersama Savon Goodman. Galank sendiri mencetak 3,0 PPG dan 6,3 RPG. Kontribusi ini sangat berguna bagi Louvre, mengingat Savon harus berkonsentrasi untuk menyerang. Sedangkan pertahanan merupakan tanggung jawab Galank.