Tanggap Evaluasi Hari Pertama, IBL Lakukan Penyesuaian


Nov 05, 2022

Solo, 5 November -  IBL Indonesia Cup 2022 telah resmi dibuka pada Jumat, 4 November 2023 di Sritex Arena, Solo. Empat pertandingan telah dilangsungkan sejak pagi hingga malam hari yang melibatkan delapan dari limabelas tim total yang berlaga.

Seluruh aspek yang telah dipersiapkan, termasuk simulasi serta uji layak lapangan yang telah dilakukan sebelumnya secara umum berjalan baik, namun beberapa kondisi terutama hujan deras dijadikan evaluasi oleh manajemen IBL. Sempat terjadi kondisi mati listrik di game ke empat antara Prawira Harum Bandung dan West Bandit Combhipar Solo dikarenakan salah satu travo PLN wilayah Kampung Baron mengalami gangguan. Namun demikian, antisipasi dilapangan cepat menyesuaikan dengan perlengkapan yang telah dipersiapkan.

 

Di pertandingan ke-tiga antara Bali United menghadapi Bima Perkasa Jogjakarta sempat dihentikan di akhir kuarter sisa 4 menit akibat hujan yang mengguyur dan beberapa titik di lapangan terjadi bocor. Setelah ditangani dan cukup mereda, pertandingan puun dapat dilanjutkan dengan kemenangan Bima Perkasa Jogja 46-43.

Di pertandingan terakhir malam hari antara Prawira Harum Bandung dengan tim tuan rumah West Bandit Comphipar Solo juga menjadi catatan evaluasi dimana beberapa kali pemain terjatuh dikarenakan kembali turunnya hujan deras seketika di tengah pertandingan yang juga mengguyur hampir seluruh wilayah kota Solo mengakibatkan perubahan suhu di dalam arena Sritex Solo menjadi lebih panas dan menjadikan pemain lebih banyak berkeringat dan tetesan di lapangan membuat lapangan lebih basah dari pertandingan sebelumnya. 

Dari catatan pertandingan yang berjalan lancar di pagi hingga sore hari, namun adanya beberapa catatan evaluasi di pertandingan malam hari membuat manajemen IBL tanggap untuk mencari solusi agar hari pertandingan berikutnya berjalan dengan kondisi yang lebih baik.

Antisipasi penambalan atap lapangan langsung ditindaklanjuti di Sabtu pagi. Kemudian beberapa perlengkapan ditambah guna menekan perubahan suhu di lapangan dan upaya mempercepat pengeringan lapangan atas tetesan air seperti keringat seperti jumlah AC dan floor blower. Selain hal tersebut beberapa flooring sticker milik gedung juga akan diganti. 

IBL pun mengubah jadwal pertandingan menjadi dimulai lebih pagi yakni jam 9 mulai Minggu, 6 November yang semula pk 11.30. Hal ini agar seluruh jadwal pertandingan dapat selesai sebelum malam hari.

Kondisi dasar lapangan Sritex Arena sebenarnya sudah tidak licin seperti tahun-tahun sebelumnya, terbukti dari beberapa penyelenggaraan event sebelumnya sejak Piala Presiden 2019 yang dapat selesai hingga akhir dan juga beberapa kegiatan yang ditinjau secara langsung oleh manajemen IBL. Assesment lapangan sebelum kegiatan juga menjadi hal wajib yang dilakukan oleh technical delegate guna melakukan assessment terhadap kelayakan lapangan beserta fasilitasnya. Di ajang Indonesia Cup juga terbukti gim-gim sebelumnya berjalan lancar .

Jika terjadi hal yang secara dinilai oleh pemimpin pertandingan situasi tidak memungkinkan maka bukan tidak mungkin pertandingan pun dihentikan dan dijadwalkan ulang, termasuk assesment terhadap kemungkinan realokasi pertandingan pun paralel dilakukan. Evaluasi setiap pertandingan kerap dilakukan kedepan setelah beberapa perbaikan dimaksimalkan dan terus secara mengupayakan yang terbaik untuk keutamaan keselamatan pemain.