Stapac Menang di Menit Menit Akhir


Feb 10, 2019

Tertinggal hingga paruh pertama kuarter terakhir, Stapac Jakarta akhirnya berhasil menang atas Pelita Jaya 71-69 pada laga terakhir seri ketujuh IBL Pertamax 2018-2019 di GOR Bima Sakti Malang, Minggu (10/2).

Lima menit pertama kuarter keempat, Pelita masih unggul 12 poin, 63-51. Pelatih Stapac, Giedrius Zibenas sudah mengambil time out ketiga.

"Saya ambil time out terakhir untuk mengubah ritme permainan. Saya ingin anak anak melakukan full court press," katanya. Strategi berhasil. Stapac menekan Pelita Jaya hingga akhirnya dua tembakan bebas Kendal Yancy memastikan kemenangan 71-69.

"Selamat buat pecinta IBL. Mereka sudah menyaksikan tim yang sangat bagus. Respek besar pula buat Pelita Jaya," kata Zibenas.

Pelatih asal Lithuania ini mengakui pasukannya beberapa kali melakukan kesalahan di sisi mental. "Lawan pun beberapa kali menciptakan angka dengan mudah," ujarnya.

"Untunglah mereka tidak panik dan akhirnya menemukan cara untuk mencetak angka," katanya.

"Kami senang bisa menang. Memang ada kesalahan sisi mental, kami tidak mengeksekusi dengan baik," kata Yancy yang total mencetak 22 angka. Savon Goodman mencetak double double dengan catatan 17 angka dan 11 rebound. Kaleb Ramot Gemilang membuat 11 poin bagi Stapac.

Di kubu Pelita Jaya, Nate Barfield mencetak double double dengan 24 angka dan 11 rebound. Andakara Prastawa Dhyaksa mengemas 13 angka dan Amin Prihantono membuat 12 poin.

"Very good game. Kedua tim sudah memastikan ke babak play off tetapi tetap bertarung dengan intensitas tinggi layaknya final," kata pelatih Pelita Jaya, Fictor Roring.

Game plan diakuinya sudah berjalan. PJ melakukan start bagus. "Kami hanya kalah di menit menit akhir. Akurasi tembakan Stapac bagus," kata Ito, sapaan Roring.