Stapac Kembali Kalahkan Satria Muda


Jan 12, 2019

Stapac Jakarta kembali memetik kemenangan atas Satria Muda Pertamina. Setelah sebelumnya menumbangkan sang juara bertahan pada seri kedua di Jakarta, Stapac menang 85-78 pada seri keempat IBL Pertamax 2018-2019 di Sritex Arena Solo, Sabtu (12/1) lewat over time seru.

Satria Muda memimpin di kuarter pertama 24-17 dan menutup babak pertama dengan keunggulan 39-35. Stapac bangkit di kuarter ketiga dan memimpin 54-53.

Kuarter keempat berjalan sengit. Satria Muda unggul 70-67, namun tembakan marah jauh Abraham Damar Grahita menyamakan kedudukan 70-70 ketika waktu tersisa 28.31 detik. Satria Muda punya kesempatan menyerang tetapi percobaan Jamarr Andre Johnson gagal membuahkan angka, perpanjangan waktu pun harus dilakukan.

Kendal Yancy dan Kaleb Ramot Gemilang membuka angka buat Stapac untuk unggul 74-70, Jamarr menipiskan kedudukan 74-72 namun Abraham langsung membalas hingga Stapac tetap unggul 76-72. Satria Muda sempat mendekat lewat three point play Dior Lowhorn, 76-75. Abraham kembali menjauhkan marjin lewat tembakan tiga angka 79-75. Tembakan tiga angka Juan Laurent Kokodiputro gagal memperkecil ketinggalan.

Stapac terus berhasil menjaga marjin hingga angka terakhir dicetak Kaleb Ramot Gemilang lewat lemparan bebas 85-78.

"Good game, Satria Muda bersiap lebih baik dibanding pertemuan pertama," kata Kaleb yang menyumbang 18 angka. Savon Goodman mengemas 15 poin, Agassi Yeshe Goantara menambah 13 angka, Kendal Yancy mencetak 12 angka dan Abraham membuat 11 angka buat Stapac.

"Menggembirakan lima pemain kami mencetak angka double digit. Ini yang membuat tim kami kuat," kata pelatih Stapac, Giedrius Zibenas.

"Good game. Atmosfernya luar biasa, tim seperti ini bisa membuat IBL terus berkembang," kata Zibenas. "Satria Muda melakukan adjustment lebih baik dibanding sebelumnya," kata Zibenas.

Dia menyebut fokus pemain untuk tetap taat pada game plan patut dipuji. "Mereka konsisten pada game plan baik saat unggul maupun tertinggal," katanya.

Pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh penasaran terhadap kekalahan dari Stapac. "Saya berharap bisa bertemu mereka lagi di final agar bisa tidur enak," kata Youbel.

" Gim bagus, kami hanya kalah di ujung laga," katanya lagi. "Saya tetap memberikan kredit kepada pemain yang terus berjuang," ujarnya lagi. "Di Menit menit akhir ada sedikit miss dalam defense,"

Dior Lowhorn mencetak double double dengan catatan 33 angka dan 15 rebound. Jamarr Andre Johnson membuat 15 angka. Bench player Satria Muda hanya mencetak enam angka berbanding 29 angka yang dibuat bench player Stapac.

"Kami sudah berusaha maksimal. Sekarang kami harus belajar dan regrup lagi untuk lebih baik," kata Jamarr.