Sempat Unggul 11 Angka, Pelita Jaya Malah Tersusul oleh Satria Muda di Akhir Kuarter Pertama


Aug 28, 2022

Pelita Jaya Bakrie Jakarta punya misi yang berat di Game 2 Final IBL Tokopedia, Minggu (28/8) malam, di GOR C-Tra Arena, Bandung. Mereka kemarin kalah dari Satria Muda Pertamina Jakarta. Karena itu, laga ini merupakan do-or-die bagi Pelita Jaya. Sementara kalau Satria Muda yang menang, mereka akan mendapatkan gelar juara IBL ke-12. 

Dengan memakai jersey warna putih, SM tampil percaya diri di game ini. Starter SM yang dipasang oleh head coach Youbel Sondakh antara lain Juan Laurent Kokodiputra, Hardianus Lakudu, Elijah Foster, M. Sandy Ibrahim Aziz, dan kapten tim Arki Dikania Wisnu. Sebaliknya, PJ memakai jersey biru bergaya retro dengan starting five pilihan head coach Fictor G. Roring yakni Muhammad Arighi, M. Hardian Wicaksono, Govinda Julian Saputra, Dior Lowhorn, dan kapten tim Andakara Prastawa Dhyaksa. 

Three point play Hardian Wicaksono membuka keunggulan PJ di awal kuarter pertama. Dia juga membawa PJ memimpin 5-0 dengan layup. Sebaliknya, SM membuka poin mereka dengan tembakan tiga angka dari Hardianus. Sampai di lima menit kuarter pertama berjalan, PJ bisa unggul 10-4 atas SM. Tim asuhan Youbel Sondakh tersebut sudah empat kali melakukan turnover yang merugikan. 

Di sisa waktu 4 menit, Prastawa membuat PJ unggul 13-4 dengan tembakan three point. Sejauh ini Prastawa sudah memasukkan dua kali three point. Karena tertinggal terlalu jauh, coach Youbel meminta time-out untuk memutus momentum PJ. Tapi PJ justru terus melaju hingga mencetak keunggulan double digit (11 angka) pada tujuh menit waktu berjalan. 

SM Fanatics yang tadinya tegang, sedikit bernafas lega setelah three point dari Sandy masuk ke ring PJ. Masuknya Laurentius Steven Oei juga memberi ledakan kecil di tim SM. Dia mampu menambahkan empat poin di sisa waktu dua menit. Justru saat lini kedua bermain, SM mengejar ketertinggalan mereka. Brachon Griffin juga bisa membuat perubahan di tim ini. Setelah mencetak three point, Griffin memasukkan dua angka dengan layup. SM hanya terpaut 3 angka (21-24) saat kuarter pertama ditutup. (*)