Rasa Baru Dewa United Surabaya


Dec 09, 2021

Dewa United Surabaya kini semakin dikenal masyarakat. Tim yang mengakuisisi Louvre Surabaya dari IBL tersebut bakal tampil dengan rasa baru. Ini dilihat dari komposisi pemain yang ada sekarang. Dewa United yang musim lalu masuk semifinal, akan ikut dalam perburuan gelar musim depan.

Sebutan "Tim Bertabur Bintang" memang layak disematkan untuk Dewa United. Sebab beberapa nama sudah jelas prestasinya, yaitu MVP atau pemain terbaik di liga. Sebut saja Xaverius Prawiro, Kaleb Ramot Gemilang, hingga Jamarr Andre Johnson. 

Selain itu, mereka juga mendaratkan dua legiun asing, Dishon Lowery dan Darryl James Palmer. Ini juga bisa menjadi warna baru di tim Dewa United. Sebab, kalau melihat dua musim lalu, head coach Andika Supriadi Saputra memilih pemain yang sudah pernah tampil di liga. Kali ini kebalikannya, dia malah memilih pemain yang sama sekali belum pernah bermain di IBL. 

Sementara itu, ada hal lain yang bisa menjadi rasa baru di Dewa United. Hal tersebut adalah semakin banyaknya bigman di tim tersebut. Karena sejatinya mereka bermasalah dengan sektor ini. Kalau kita melihat kembali perjalanan tim Dewa United di IBL Pertamax 2021, mereka punya masalah di paint area. Lutfianes Gunawan tidak cukup kuat ketika ditinggalkan Stefan Carsera di tengah musim. Sementara Jamarr juga tidak mampu kalau harus bertahan dan menyerang sama baiknya. 

Dua musim lalu, saat mereka masih bernama Louvre Surabaya, ada Galank Gunawan. Center yang berpengalaman. Kali ini, di musim 2022 nanti, Dewa United akan didukung dua center yang bagus, yaitu Kristian Liem dan Herman Wewe. Liem merupakan center muda yang potensial, namun jarang mendapatkan kesempatan bermain, setelah cedera. Sementara Wewe adalah center berpengalaman yang pernah juara IBL 2016 bersama CLS Knights Surabaya. 

Kalau dengan komposisi yang ada sekarang, jelas Dewa United tidak mau main-main lagi. Mereka diprediksi bakal meramaikan persaingan papan atas di liga musim depan. (*)