Peta Persaingan Semifinal IBL Esports Competition: Abraham Wenas Vs Cassiopeia Manuputty


May 14, 2020

IBL Esports Competition makin hari bertambah menarik. Banyak kejutan-kejutan tak terduga, meski hanya persaingan ketrampilan memainkan gim NBA2K20 di PS4. Periode kedua kini juga sudah memasuki babak menegangkan, yaitu semifinal. Untuk semifinal pertama akan bertemu Abraham Wenas (Amartha Hangtuah) dan Cassiopeia Thomas Manuputty (Satya Wacana Salatiga). Pertandingan ini akan berlangsung Kamis, 14 Mei 2020.

Aturannya masih sama, setiap peserta wajib memilih tiga tim yang akan dimainkan. Sementara itu, untuk sistem yang digunakan pada semifinal adalah best-of-three. Sehingga pemain kemungkinan besar bisa memakai semua tim jagoannya. Abraham Wenas mendaftarkan Los Angeles Lakers, Philadelphia 76ers, dan Los Angeles Clippers. Sedangkan Cassiopeia memilih Portland Trail Blazers, Brooklyn Nets, dan Utah Jazz. 

Melihat komposisi tersebut, ada beberapa bagian yang menarik untuk dibahas. Abraham Wenas menang tipis atas Bima Riski Ardiansyah (Satria Muda Pertamina Jakarta) dengan skor 39-36. Abraham saat itu memakai tim LA Lakers. Ini artinya tim yang ada LeBron James dan Anthony Davis, sepertinya akan jadi tim utama untuk mengamankan satu poin di semifinal nanti. 

Soal tim pilihan ketiga Abraham Wenas, tidak usah diragukan lagi. Los Angeles Clippers team rating paling tinggi di NBA2K20. Roster pemain juga tidak ada masalah. Ada Kawhi Leonard dan Paul George yang menduduki 20 besar pemain dengan player rating cukup tinggi. 

Menariknya, Abraham Wenas menyertakan Philadelphia 76ers dalam tim jagoannya. Meski dikategorikan tim bagus di NBA2K20, Sixers jarang dimainkan. Abraham Wenas pun mengambil risiko tersendiri dalam memilih Sixers. Atau, mungkin dirinya memang mampu mengendalikan tim tersebut. Sixers tentu akan mengandalkan Joel Embiid, Ben Simmons, dan Al Horford. Ingat Joel Embiid di NBA2K20 diprogram sebagai pemain Paint Beast. Sangat berbahaya jika dia berada di paint area. 

Bergeser ke tim pilihan Cio Manuputty. Kali ini Cio seperti memainkan tim-tim dengan point guard lincah. Ada Portland Trail Blazers yang punya Damian Lillard, lalu Brooklyn Nets yang diperkuat Kyrie Irving, dan Utah Jazz yang punya Donovan Mitchell. 

Cio pada babak penyisihan tampil dominan atas Surliyadin (Prawira Bandung). Cio dengan Brooklyn Nets menang 39-25 atas Surliyadin yang memakai Milwaukee Bucks. Cio benar-benar lihai memainkan Kyrie Irving, dan memanfaatkan ketajaman Kevin Durant.

Lagi-lagi kejutan terjadi, Cio memilih Utah Jazz sebagai salah satu tim jagoannya. Tim ini memang bagus, karena punya team rating urutan ketiga di bawah LA Clippers dan LA Lakers. Tapi karena bintangnya kurang terkenal, maka jarang ada yang memakainya untuk bertanding.

Sejatinya, Jazz juga tim yang berbahaya. Karena tidak ada pemain yang dominan di tim tersebut. Ketika tidak ada bintang besar, justru berpengaruh pada psikologis pengendalinya. Seorang pemain gim yang mengendalikan tim yang tidak ada bintangnya justru bisa menurunkan ego. 

Meski tidak memiliki bintang besar, Jazz masih punya Donovan Mitchell dan Rudy Gobert yang bisa diandalkan. Mitchell diprogram sebagai seorang 2-way scoring machine, sementara Gobert adalah Glass-Cleaning Lockdown. Dua pemain itu sudah bisa melengkapi strategi menyerang dan bertahan Utah Jazz. 

Saksikan keseruan semifinal IBL Esports Competition periode kedua di channel YouTube IBL TV dan FIBA. (*)