Perjuangan Bima Perkasa Keluar dari Jurang Kekalahan


Mar 21, 2022

Kalau dilihat dari rekor kekalahan beruntun, baik Satya Wacana Salatiga dan DNA Bima Perkasa Jogjakarta sama-sama buruk. Laga ini bakal menentukan siapa yang keluar lebih dulu dari jurang kekalahan. Di kuarter pertama, Bima Perkasa tampak bagus dengan keunggulan 14-10. Penampilan ini memberi keyakinan bahwa mereka bakal kembali ke jalur kemenangan. 

Mengawali laga penting ini, head coach Satya Wacana, Jerry Lolowang menurunkan lima pemain terbaiknya. Aldi Falentino menempati posisi point guard. Kemudian ada dua power forward yang juga bisa bermain sebagai center yakni Henry Cornelis Lakay dan Mas Kahono Alif Bintang. Pemain asing yang dipasang kali ini adalah Joshua Davenport, dan kapten tim sekaligus shooting guard yaitu Alexander Franklyn. 

Dari Bima Perkasa, head coach Kartika Siti Aminah menampilkan roster yang berbeda dari biasanya. Ada tiga forward yang dipasang yaitu Yanuar Dwi Priasmoro, Restu Dwi Purnomo, dan Ikram Fadhil. Yanuar tampaknya sudah kembali ke performa semula. Dia dulu pernah jadi MVP liga di tahun 2012. Sebagai shooter, David Simeon Pandjaitan kali ini dipercaya masuk starter. Kemudian ada R. Azzaryan Pradhitya yang bertindak sebagai point guard, sekaligus kapten tim Bima Perkasa. 

Di kuarter pertama, kedua tim terlibat jual beli serangan. Namun Bima Perkasa tampil lebih efektif, dengan mencetak persentase field goals 42,2%. Dari three point, Bima Perkasa dan Satya Wacana sama-sama memasukkan 2 three point. Namun meski unggul, Bima Perkasa kalah dari sisi rebound. Ini yang harus diperbaiki di kuarter berikutnya. (*)