Perebutan Tiket Play Off Divisi Merah Seru Sampai Akhir


Apr 08, 2021

Persaingan sengit berebut tiket play off masih berlangsung di Divisi Merah. Tiga tim bersaing memperebutkan dua tiket. Satu tiket sudah menjadi milik Pelita Jaya Bakrie sebagai pimpinan klasemen yang tak terkejar lagi nilainya. Pelita langsung menunggu di babak semifinal.  Tiga tim yang bersaing adalah Bali United Basketball, Louvre Dewa United dan Bima Perkasa Jogja.

Bali United sedikit di atas angin setelah kemenangan atas Amartha Hangtuah siang ini. Louvre pada pertandingan terakhir malam ini harus meladeni NSH Mountain Gold Timika , sementara Bima Perkasa bertanding besok pagi melawan Prawira Bandung.

Bali United kini mengantongi nilai 24 dan menyisakan satu laga melawan Satria Muda Pertamina pada hari terakhir Sabtu 10 April. Jika menang Bali United akan mendapatkan nilai 26, jalan aman menuju play off, jika kalah Ponsianus Nyoman Indrawan dkk hanya mendapatkan nilai 25.

Nilai 25 masih bisa dikejar oleh Louvre dan Bima Perkasa. Louvre saat ini mengumpulkan nilai 22 dan menyisakan dua laga melawan NSH dan Indonesia Patriots (Sabtu 10 April), maksimal mereka akan meraih nilai 26. Jika hanya mampu merebut satu kemenangan, Louvre akan mengumpulkan nilai 25. Jika gagal total, nilai Kevin Moses Poetiray dkk adalah 24.

Peluang Bima Perkasa memang paling berat. Mereka harus memenangkan dua laga tersisa melawan Prawira Bandung (Jumat 9 April) danPacific Caesar Surabaya (Sabtu 10 April) untuk memastikan nilai maksimal 25.

Jika perhitungan total nilai ketiganya sama, 25, penentuan tiket ke babak play off akan ditentukan pada hasil pertemuan ketiga tim. 

Bima Perkasa dua kali menang atas Louvre, 66-59 dan 57-52. Bima Perkasa kemudian saling mengalahkan dengan Bali United. Bima menang 61-53 pada pertandingan pertama dan kalah 70-75 dipertandingan kedua. Louvre dan Bali United juga saling mengalahkan. Pertemuan pertama Louvre menang 86-76, pada pertandingan kedua giliran Bali United memenangkan laga 77-65.  

Maka, laga melawan NSH malam ini akan sangat penting bagi Louvre agar tidak menggantungkan harapan pada hasil pertandingan dua tim pesaingnya tersebut .  “Kami harus fokus pada setiap gim, juga melawan NSH mala mini. Kami tetap optimistis bisa menuju babak play off,” kata pelatih Louvre, Andika Supriadi Saputra.

Pasti tak akan mudah, sebab NSH tak mau menyerah. “Peluang ke play off sudah tidak ada, tetapi kami tetap ingin anak-anak menampilkan permainan terbaik,” tegas pelatih NSH, Antonius Ferry Rinaldo.

Jadi, jangan lewatkan laga seru yang menentukan malam ini.