Pemain Harus Bertanggung Jawab Atas Kondisi Tubuhnya Sendiri


Apr 15, 2020

Tim-tim sudah meliburkan latihan sejak IBL Pertamax 2020 ditunda, pada 13 Maret lalu. Pemerintah juga mengajurkan untuk tetap berada di rumah, sampai wabah virus Corona mereda. Tetapi bila liga dilanjutkan kembali, maka pemain harus siap seratus persen.

Inilah yang dikhawatirkan oleh Rony Gunawan. Mantan pemain Satria Muda Pertamina Jakarta, yang kini menjabat sebagai Vice President PT Sport Venture yang kini menangani tim yang sama. Rogun (panggilan akrabnya) mengatakan bahwa tidak ada gunanya skill tanpa kondisi tubuh yang fit.

"Pemain dengan skill yang mumpuni, tidak ada artinya bila tidak dibarengi dengan kondisi tubuh yang prima. Ini yang jadi kekhawatiran saya terhadap pemain-pemain. Mereka sudah tidak berlatih, dengan intensitas tinggi, selama satu bulan lebih," katanya.

Apalagi ada rencana liga dilanjutkan pada bulan September nanti. Ini artinya, pemain tidak boleh santai-santai di rumah. Mereka harus tetap menjaga kondisi tubuhnya. Kalau memang waktu persiapan liga lanjutan mepet, pemain sudah siap tampil.

"Sebagai pemain profesional, mereka harus bertanggung jawab terhadap kondisi tubuhnya sendiri. Tim-tim memang meliburkan latihan, tetapi bukan berarti pemain libur. Mereka harus tetap jaga kondisi," tambah Rogun.

Untuk menyiapkan pemain dengan kondisi siap tampil, setidaknya perlu waktu 2-3 bulan. (*)