Masa Depan Arif Hidayat Masih Tanda Tanya


Oct 25, 2022

Prawira Bandung musim lalu menjadi salah satu favorit peraih gelar juara. Namun mereka gagal mewujudkan target yang sudah dicanangkan oleh manajemen. Selanjutnya, mereka sudah membuat beberapa perubahan, termasuk dalam roster. Tapi yang justru tidak terlihat lagi adalah Arif Hidayat. 

Arif sempat menduduki point guard utama di tim Prawira pada musim 2020, saat dipimpin oleh head coach Andre Yuwadi. Dalam 13 game, dia mencetak rata-rata 9,0 ppg, 2,8 rpg, dan 3,2 apg. Kemudian pada musim 2021, dia berada di bangku cadangan. Karena head coach David Singleton memasang Januar Kuntara sebagai strater. Arif masih bisa menyumbang 6,1 ppg, 2,5 rpg, dan 3,7 dalam 18 game. 

Posisi Arif semakin tergusur setelah kedatangan Yudha Saputera. Point guard muda, yang juga dianggap sebagai pemain masa depan Indonesia. Namun tidak hanya karena ada pemain baru, Arif juga mengalami titik terendah karena cedera. Di musim 2022, dia hanya bermain 8 game dengan rata-rata menit sebanyak 8,9 menit per game. Arif hanya menghasilkan 1,1 ppg dan 1,4 rpg. 

Seiring perkembangan saat ini, masa depan Arif bersama Prawira jadi tanda tanya. Karena Prawira justru mendatangkan guard senior Yo Sua, yang dia musim lalu membela Bali United Basketball. Ini artinya, harus ada pemain dengan posisi yang sama, tidak dipakai lagi oleh Prawira. Dan, kemungkinan beras adalah Arif Hidayat. Kalau demikian maka Arif berpeluang untuk pindah klub. 

Arif merupakan point guard yang bagus. Dia disiplin dalam bertahan, serta pandai dalam membaca situasi pertandingan. Namun hingga kini belum ada tim yang memperkenalkan dirinya sebagai pemain. (*)