Jakarta, 28 Februari - Manajemen Hangtuah Jakarta memastikan kasus yang sedang ramai terjadi dan melibatkan Presiden Klub Hangtuah tak akan berpengaruh pada keberlangsungan tim ini. Khususnya dalam mengarungi IBL GoPay 2025.
Manajemen Hangtuah memastikan kasus ini tidak terlalu mengganggu operasional dan finansial klub. Pasalnya kepemilikan klub Hangtuah bukan hanya satu orang. Klub yang sudah berdiri sebagai klub profesional sejak 1995 ini, memiliki komitmen tinggi untuk terus berkiprah di IBL.
Hangtuah saat ini sedang melakukan proses rencana perombakan susunan kepengurusan, untuk selanjutnya dilaporkan kepada IBL dan DPP Perbasi, setelah dilakukan rapat para pemilik klub.
"Kami menyadari akan kasus yang terjadi dan melibatkan Presiden klub. Kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan memastikan kasus ini ditangani pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yan berlaku," kata Jalu Wisnu Wirajati, General Manager Klub Hangtuah.
"Kasus ini tidak akan berpengaruh pada operasional klub dan semangat kami untuk terus berprestasi. Tim Hangtuah akan terus fokus untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat bola basket Indonesia," tegasnya.
Jalu percaya dengan kerjasama semua pihak, kasus ini akan bisa ditangani dengan baik. "Kami mohon maaf bila ada ketidaknyamanan yang mungkin timbul," pungkasnya.
Sementara itu, IBL akan tetap fokus pada penyelenggaraan liga yang profesional dan menjaga integritas kompetisi.
"IBL menghargai dan mempercayakan proses yang dilakukan manajemen klub Hangtuah dan sejak awal telah berkoordinasi termasuk dengan semua pihak terkait untuk memastikan keberlanjutan musim kompetisi," pungkas Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah. (*)
0 Comments