Kendal Yancy Bisa Tingkatkan Produktivitas Poin Bali United


Nov 13, 2021

Pada IBL Draft 2021 Foreign Player Round 2, Bali United Basketball mengajukan nama Kendal Yancy. Setelah dilakukan verifikasi, ternyata pemain tersebut available dan siap direkrut. Ini jadi pilihan yang tepat bagi Bali United, karena Yancy bisa meningkatkan produktifitas poin mereka. 

Yancy pernah bermain di bersama Texas Longhorns selama tahun 2013 hingga 2017. Di basket level kampus tersebut, Yancy tampil 127 pertandingan dengan rata-rata poin sebanyak 10,6 PPG. Pada tahun 2017, Yancy sempat bermain di NBA G League bersama Austin Spurs, tim afiliasi San Antonio Spurs. 

Karena tidak masuk dalam NBA Draft, Yancy mencoba peruntungan di liga internasional. Hingga akhirnya mendarat ke Indonesia sebagai pemain asing pengganti di Stapac Jakarta. Kedatangannya membuat Stapac jadi lebih kuat. Di regular season 2018-19, Yancy mampu mencetak 14,2 PPG, 5,1 RPG, dan 3,3 APG. Setelah itu di Playoffs, kontribusinya naik jadi 18,5 PPG, 6,2 RPG, dan 4,7 APG. Yancy membantu Stapac menjuarai IBL 2018-19. Meski dalam perjalanannya, Yancy sempat jadi kontroversi seputar tinggi badannya. 

Yancy terakhir bermain untuk tim Lewisville Leopard di The Basketball League (TBL), yang dulu dikenal dengan nama North America Premier Basketball (NAPB). Dalam 12 pertandingan, Yanci mencetak 13,8 PPG, 5,1 RPG, dan 3,8 APG. FG Precentage pemain setinggi 190 cm tersebut mencapai 53,2%.  

Kembalinya Yancy ke IBL tentu bisa menjadi warna baru di liga musim 2022. Bukan hanya soal kemampuannya saja yang membuat penasaran, namun semuanya ingin tahu sejauh apa kontribusinya untuk Bali United nanti. (*)