Kembalinya Hardianus Bisa Meningkatkan Efektifitas Serangan Satria Muda


Mar 01, 2021

Tugas seorang point guard dalam tim sangat penting. Bukan hanya sebagai pilar pertahanan, tapi mereka harus bisa jadi playmaker yang mengatur alur serangan tim. Kembalinya Hardianus ke tim Satria Muda dipercaya bisa meningkatkan efektifitas serangan mereka. Selain berpengalaman, kemampuan bertahan Hardianus sudah tidak diragukan lagi. 

Seorang point guard wajar bila melakukan turnover lebih banyak ketimbang pemain lain. Tapi kalau terlalu banyak turnover dan tidak dibarengi dengan kontribusi assist, maka akan jadi masalah. Kadang jumlah turnover yang banyak bisa memperkecil persentase kemenangan tim tersebut.

Belajar dari kasus Satria Muda Pertamina Jakarta musim lalu. Jumlah rata-rata turnover selama 13 pertandingan adalah 13,8 per laga. Jumlah tersebut cukup tinggi mengingat SM hanya punya Christian Gunawan yang bertugas sebagai point guard utama. Meski dia bukan penyumbang kesalahan tertinggi. Ada Gary Jacob Jr. dengan 4,4 turnover per pertandingan. Sedangkan Christian Gunawan 1,6 turnover per pertandingan. Tetapi Gary adalah penyumbang assist dan point tertinggi di timnya.

Musim 2021, yang digelar tanpa pemain asing, bisa mengubah gaya permainan tim-tim peserta liga. Tak terkecuali Satria Muda. Tapi mereka punya keuntungan, karena empat pemain yang sebelumnya tergabung di Indonesia Patriots, kini masuk line-up tim asuhan Milos Pejic. Dari empat nama itu, Hardianus jadi salah satu yang menarik perhatian.

Hardianus tampil 12 dari total 13 laga bersama Patriots di IBL 2020. Dia mencetak rataan 5,0 PPG dan 3,5 APG. Kontribusi assist yang tinggi dengan rata-rata turnover hanya 1,7 per pertandingan. Hardianus jadi point guard yang fokus pada membagi bola dan bertahan dari serangan lawan. Sedangkan di Patriots musim lalu, penyumbang turnover tertinggi adalah Andakara Prastawa Dhyaksa dan Abraham Damar Grahita. Tapi keduanya adalah point guard penyumbang poin terbanyak bagi Patriots. 

Melihat fakta-fakta tersebut, peran Hardianus untuk tim Satria Muda di IBL 2021 sangat penting. Terutama saat tidak ada Gary Jacobs. Maka lebih baik bagi Satria Muda untuk memanfaatkan kolektifitas tim. Hardianus dikenal sebagai pemain senior di Satria Muda, tentu akan mudah mengatur rekan-rekannya. Lalu saat pertahanan makin kuat, maka bisa meningkatkan persentase serangan. 

Semakin penasaran ingin segera menyaksikan IBL 2021. Terutama bagaimana dampak kembalinya Hardianus pada tim Satria Muda musim ini.(*)