Solo — Riuh tepuk tangan dan teriakan dukungan menggema di kandang Kesatria Bengawan Solo saat pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) berlangsung. Namun di salah satu sudut venue, ada pemandangan berbeda. Beberapa orang duduk tenang di kursi donor, lengan mereka terhubung dengan selang, menyumbangkan darah untuk mereka yang membutuhkan.
Hari itu, pertandingan basket bukan hanya tentang skor dan kemenangan. Bersama Palang Merah Indonesia (PMI), Kesatria Bengawan Solo menghadirkan kegiatan donor darah yang menargetkan sekitar 40 pendonor. Penonton yang datang untuk menikmati pertandingan, sebagian memilih meluangkan waktu untuk berbagi.
.jpeg)
Sheva, salah satu pendonor, mengaku awalnya datang hanya untuk menonton pertandingan. Namun ketika melihat adanya kegiatan donor darah, ia memutuskan ikut berpartisipasi.
"Acara donor ini bagus. Jadi selain kita seru-seruan nonton IBL, kita juga bisa membantu PMI," ujarnya sambil tersenyum setelah menyelesaikan proses donor.
Bagi Sheva dan pendonor lainnya, pengalaman hari itu terasa berbeda. Atmosfer pertandingan tetap terasa, tetapi ada kepuasan tersendiri karena bisa berbuat sesuatu yang berarti.
Game Director Kesatria Bengawan Solo, M. Fachrudin, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini memang ingin terus dihadirkan oleh klub.
"Kerja sama Kesatria Bengawan Solo dengan PMI adalah hal positif yang kami lakukan" katanya. "Kami ingin kehadiran pertandingan basket juga memberi dampak bagi masyarakat."

Kolaborasi antara olahraga dan aksi sosial ini menjadi gambaran bahwa pertandingan bukan hanya tentang hiburan. Arena basket juga bisa menjadi ruang untuk menggerakkan kepedulian.
Di tengah sorak-sorai penonton dan sengitnya pertandingan di lapangan, kegiatan donor darah menjadi pengingat sederhana: semangat kebersamaan dalam olahraga bisa meluas, tidak hanya mendukung tim, tetapi juga membantu sesama.
Dan ketika lampu arena mulai redup dan pertandingan usai, bukan hanya hasil pertandingan yang dibawa pulang oleh sebagian orang. Ada juga rasa hangat karena telah berbagi—setetes darah yang kelak bisa menyelamatkan nyawa. (*)
0 Comments