News IBL Legends

Ibl Legends:Lie Tjui Tek Turunkan Darah Basket ke Putra-Putranya

11 December 2022
|

Bolabasket Indonesia kini mengenal Vincent Rivaldi Kosasih sebagai salah satu center andal Indonesia, juga diikuti oleh sang adik, William Rivaldi Kosasih, adik mereka, Edward, juga mendalami bolabasket. 

Vincent bermain di Pelita Jaya Bakrie sementara William bergabung dengan Evos Thunder Bogor. Darah basket keduanya mengalir lewat sang Ayah, Lie Tjui Tek, pemain nasional Indonesia pada era 1980-1991. Ibu mereka Tjinggawati Halim juga seorang pemain nasional tim putri Indonesia pada SEA Games 1987.

Tjui Tek atau biasa disapa Aan lahir di Medan pada 15 Desember 1964. memulai karier bola basket di klub legendaris Halim Kediri pada tahun 1981. Kompetisi pertama diikutinya sejak tahun 1983.

Berkat talenta dan kemampuan, Aan masuk dalam skuad tim Jawa Timur untuk Pekan Olah Raga Nasional 1985, 1989 dan 1993. Jersey tim nasional pun menjadi miliknya di era 1985 hingga 1991.

Selepas dari Halim Kediri, Aan kemudian sempat  bergabung dengan tim Pacific, CLS dan Bhinneka. "Saya pensiun tahun 2001, tetapi sampai sekarang masih main di kelompok veteran, " kata Aan yang kini tinggal di Surabaya.

Aan menilai bola basket Indonesia semakin  maju. "Para pemain sudah mulai berani bertarung lawan pemain asing. Hadirnya pemain asing di IBL memberi dampak positif," ujarnya.

Jejak Aan sebagai pemain nasional sudah diikuti Vincent sementara William juga sempat bergabung dengan dengan tim Elite Muda Indonesia termasuk Indonesia Patriots.

Vincent bahkan juga mengikuti pencapaian sang Ayah bermain di FIBA Asia Cup 2022 lalu di Jakarta, kejuaraan sama yang diikuti Aan pada tahun 1993 di Jakarta. 

Meski seorang mantan pemain nasional, Aan menyerahkan pembinaan awal anak-anaknya ke sebuah klub. "Mereka tetap saya ikutkan klub, biar dapat jam terbang dan pengalaman bermain. Paling sehabis bertanding saya beritahu kekurangan mereka," kata Aan.

Aan juga menambah porsi latihan anak-anaknya kala itu di rumah mereka, misalnya dengan memberikan target berapa kali harus melakukan shooting masuk ke jaring. 

Aan sudah meneruskan jejak perjuangannya di bolabasket Indonesia kepada putra-putranya.

 

Credit Photo:Dokumentasi Pribadi

 

Baca Juga: IBL Legends: Njoo Lie Wen Tak Bisa Lepas dari Bolabasket

0 Comments