News News

Kesatria Kesulitan Mengimbangi Permainan RANS

10 January 2026
|

Awalnya penggemar Kesatria Bengawan Solo berharap menyaksikan tim kesayangannya membalas sakit hati atas RANS Simba Bogor. Tapi kenyataannya, mereka justru harus kecewa karena Kesatria tidak diperkuat tiga pemain asingnya karena masalah administrasi. Di babak pertama, tim tuan rumah sudah tertinggal 31-46. 

Seperti yang dirilis dalam iblindonesia.com, di mana Kesatria belum bisa menyerahkan dokumen perizinan kerja berupa visa kerja dan KITAS, untuk pemain asingnya, yaitu Kentrell Barkley, Rashad Deandre Vaughn, dan Deon Marshall Thomson. Sehingga menurut Manager Games Operation IBL, Gracia Ken, bahwa keputusan ini (tidak mengizinkan tiga pemain Kesatria tampil) diambil sesuai kesepakatan Technical Meeting dan regulasi yang berlaku demi menjaga integritas kompetisi.

Kembali ke permainan, di mana Kesatria akhirnya tampil dengan sembilan pemain lokal. Mereka yang diturunkan sebagai pemain inti adalah Nuke Tri Saputra, Abraham Renoldi Wenas, Aven Ryan Pratama, Argus Sanyudy, dan Avan Seputra. Sebaliknya RANS turun dengan kekuatan penuh, dan hanya Fisyaiful Amir yang tidak bisa dimainkan karena cedera. 

Di babak pertama, serangan RANS mengalir deras. Mereka memasukkan 20 tembakan dari 32 percobaan. RANS terlihat nyaman di paint area, yang memang sangat lemah untuk tim tuan rumah tanpa pemain asing. Meski begitu, Kesatria masih mencoba untuk bertahan dan mengimbangi permainan RANS. 

Ketika rotasi mulai menjadi masalah bagi Kesatria, RANS langsung tancap gas. Mereka melaju 9-0 di empat menit terakhir kuarter kedua, sehingga bisa unggul 15 angka (31-46) saat turun minum. Bagi Kesatria, tidak ada cara lain untuk bangkit selain memperkuat defense.

"Pelatih (Anthony Garbelotto) memberi arahan agar pemain lebih fokus lagi dalam defense. Juga lebih tenang saat melakukan penyelesaian akhir," kata asisten pelatih Kesatria, Rachmad Febri Utomo. (*)

Baca Juga: Kaleidoskop 2024: Kesatria Bengawan Solo Menggetarkan Liga

0 Comments