News Press Release

Home Team Pelaksana Pertandingan Sejak Playoffs Hingga Final

11 July 2023
|

Sistem home and away (kandang dan tandang) yang diterapkan IBL tahun ini sejak babak playoffs sebagai salah satu upaya untuk menuju model bisnis bersama yang lebih baik, terutama untuk membantu klub meningkatkan basis masa dan juga perolehan pendapatan secara komersial,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah.  Salah satu kunci dengan sistem home and away ini setiap klub dituntut untuk lebih agresif dan inovatif meningkatkan fanatisme fan base mereka di kota-nya masing-masing.

Jika pada musim reguler dan seperti tahun-tahun sebelumnya, IBL menjadi pelaksana pada seluruh seluruh pertandingan dan operasional, maka saat ini di babak Playoffs tanggung jawab pelaksanaan tersebut beralih kepada klub yang berstatus tuan rumah.

“Sejak babak Playoffs, home team menjadi pelaksana operasional pertandingan, termasuk soal urusan tiket. IBL atau operator liga pada umumnya yang menggunakan sistem ini lebih berfungsi kepada regulator dan melakukan supervisi agar standarisasi pelaksanaan kegiatan di setiap kota oleh para tim memiliki standar yang sama” kata Junas. 

“Seluruh hasil pendapatan dari tiket pertandingan kali ini sepenuhnya juga menjadi hak dari home team dan berbeda dengan sistem babak reguler. Hal ini yang diharapkan dapat meningkatkan potensi pendapatan klub disamping penambahan sponsor dan juga kontribusi (subsidi) yang akan diterima” sambungnya.

IBL berharap bisa menggelar kompetisi dengan sistem home and away sejak babak reguler pada musim mendatang. Sehingga periode Playoffs ini sekaligus menjadi periode uji coba dan memantapkan persiapan para tim. Apabila dilihat dari penyelenggaraan konsep Home di kota Jogja, Jakarta dan Bandung yang telah terlaksana, sangat terlihat antusiasme pendukung terhadap timnya dan juga terlihat bagaimana kreatifitas klub mulai disuguhkan untuk menghibur para fans-nya.

Maju terus IBL #LigaKita

Baca Juga: Team Future Mampu Runtuhkan Team Legacy

0 Comments