News Games

Catatan IBL di Musim 2022, Rangkuman Satistik Pertandingan(2/2)

29 September 2022
|

Catatan-catatan keberhasilan IBL musim 2022 sudah dirilis ke publik. Kini akan lebih spesifik lagi ke peningkatan dari sisi statistik. Inilah yang membuat pertandingan IBL semakin diminati penonton. Karena memang ada peningkatan kualitas pertandingan kalau diperhatikan dari faktor ini. 

Dimulai dari high scoring game. Justru pertandingan dengan skor tertinggi terjadi saat Bumi Borneo Basketball Pontianak bertemu dengan Amartha Hangtuah Jakarta. Bumi Borneo yang notabene klub baru, bisa mengimbangi permainan Hangtuah. Namun pada akhirnya Hangtuah menang dengan skor 103-91. Kalau ditotal, jumlah poin kedua klub mencapai 194 poin. 

Peningkatan juga bisa dilihat dari sisi average score margin. Pada musim 2017 rata-rata margin poin berada di kisaran 13 poin. Jumlah ini sempat turun hingga 12 poin di musim 2018-19, dan turun lagi jadi 11 poin di tahun 2020. Tapi malah di musim 2021, average score margin naik lagi jadi 12 poin. Hingga pada akhirnya di musim 2022, rata-rata selisih poin pertandingan menjadi 11 poin. Catatan ini cukup menggembirakan, karena menunjukkan kekuatan klub-klub peserta lebih berimbang. 

Ketanya pertandingan juga bisa dilihat dari jumlah tight game. Di musim 2021 ada 40 tight game, tapi di musim 2021 jumlahnya meningkat jadi 54 game. Sementara itu, game overtime juga meningkat jadi 6 game di musim 2022, dari catatan 5 game di musim 2021. 

Aksi-aksi pemain juga menjadi daya tarik tersendiri. Bayangkan saja, dari catatan 29 dunks made di musim 2021, meningkat drastis jadi 167 dunks made. Penonton yang menyaksikan langsung di arena tidak akan kecewa. Karena mereka bisa menyaksikan aksi-aksi para pemain. Belum lagi jumlah double-double yang meningkat dari 65 di musim 2021, meningkat jadi 144 double-double di musim 2022.

Berbicara soal average, IBL musim 2022 mencatat rata-rata points yang dicetak per pertandingan sebesar 66,41 ppg. Berturut-turut adalah 42,1 rebound per game, 13,8 assist per game, 7,9 steal per game, dan 2,8 blocks per game dengan jumlah pertandingan sebanyak 193 game. Sedangkan dari persentase, ada 38,4% field goals secara keseluruhan. Kemudian untuk 2PTS precentage sebesar 45,5%, dan 3PTS precentage sebesar 26,2%. Angka free throw precentage juga bagus dengan 62,6%. 

Angka-angka ini menunjukkan kalau kualitas pertandingan IBL semakin bagus. Tentunya ini didukung dengan banyaknya pemain muda berkualitas di liga. Di samping itu, klub-klub peserta berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas roster mereka. Dengan begitu, pertandingan bisa semakin seru. Kalau ini sudah dikerjakan, maka efeknya bisa dirasakan bagi semuanya. Liga kita jadi banyak penonton dan semakin banyak sponsor yang masuk. (*)

Baca Juga: Catatan IBL di Musim 2022 (1/2)

0 Comments