Bumi Borneo Telat Panas di Musim Perdana


May 09, 2022

Kehadiran Bumi Borneo Basketball Pontianak memberi warna baru di IBL Tokopedia 2022. Di samping mereka sebagai kontestan baru, mereka juga memberikan optimisme bahwa basket di luar pulau Jawa berkembang. Namun di musim perdananya, Bumi Borneo belum beruntun. Ibarat kendaraan, Bumi Borneo telat panas, sehingga tidak bisa membuat kejutan. 

Perjalanan Bumi Borneo di liga sendiri langsung diawali dengan catatan buruk. Mereka kalah 5 pertandingan berturut-turut. Head coach Tondi Raja Syailendra sendiri pasang badan terkait buruknya performa Bumi Borneo di awal musim. Namun lambat laun mereka bisa meningkatkan grafik permainan. Kemenangan pertama datang di 31 Januari 2022, saat mereka mengalahkan Bali United Basketball Club dengan skor tipis 71-70. Kemudian 9 kemenangan setelahnya dicetak di IBL Bubble 2022. 

Bumi Borneo sendiri mengumpulkan 10 kemenangan dari 22 game. Hanya terpaut 1 kemenangan saja dari RANS PIK Basketball yang masuk Playoffs. Kenyataan tersebut memang menyakitkan. Namun positifnya, Bumi Borneo sudah menancapkan standar tinggi, dengan berada di peringkat ke-9 pada klasemen akhir. Sehingga musim depan mereka harus bisa masuk zona Playoffs. Ini yang harus dikejar oleh A.A. Ngurah Wisnu Budidharma Saputra dan kawan-kawan. 

Kalau dari sisi statistik, banyak yang harus dibenahi oleh Bumi Borneo. Mereka mencetak rata-rata 68,2 point per game, dan hanya 35,2 rebound per game. Kehadiran pemain asing tidak membantu mereka di rebound. Sehingga Bumi Borneo banyak kecolongan di paint area. Sementara itu, turnovers per game juga cukup tinggi dengan rata-rata 14,1 turnovers. 

Kontribusi pemain asing cukup baik dalam hal poin. Randy Bell mengoleksi 18,6 ppg dan Austin Mofunanya menyumbang 14,0 ppg. Hanya saja dari keduanya tidak ada yang bisa mencetak lebih dari 7,0 rebound per game. Ini harus dievaluasi oleh Bumi Borneo. Selain itu, kontribusi pemain lokal harus ditingkatkan lagi. Karena hanya Wisnu yang bisa mencetak lebih dari 6,0 ppg di musim 2022. Wisnu mengoleksi 9,3 ppg, 3,9 rpg, dan 2,7 apg. 

Kalau dinilai dari penampilan mereka sebagai kontestan baru, jelas Bumi Borneo bisa dikatakan cukup menjanjikan. Mereka bisa menjadi ancaman bagi klub-klub papan tengah. Bahkan kalau bisa memperbaiki kesalahan, Bumi Borneo bisa masuk Playoffs musim depan. (*)