Bali United Vs Bima Perkasa, Perebutan Gengsi Dua Pelatih Asing


Mar 26, 2021

Laga kedua di hari pertama IBL Pertamax 2021 seri ketiga akan mempertemukan Bali United Basketball melawan Bank BPD DIY Bima Perkasa. Selain perebutan peringkat di klasemen Divisi Merah, dua tim yang berasal dari daerah wisata di Indonesia tersebut juga sama-sama punya pelatih asing. Mereka akan saling membuktikan kualitasnya di liga basket profesional Indonesia. 

Entah kebetulan atau tidak, Bali United dan Bima Perkasa sama-sama memakai jasa pelatih asing. Kemudian, secara tidak sengaja, dalam dua seri yang sudah dijalani, baik Bali United dan Bima Perkasa sama-sama mendapatkan empat kemengan dari tujuh pertandingan. Poin mereka juga sama yaitu 11 poin. Bedanya, Bali United punya poin deferensial lebih besar ketimbang Bima Perkasa. 

Alexandar Stefanosky, kepala pelatih Bali United terbilang baru di liga. Dia buta terhadap kekuatan tim-tim di IBL. Bahkan asisten pelatih, I Gusti Ngurah Teguh Putranegara dalam sebuah wawancara setelah pertandingan mengatakan kalau pelatihnya benar-benar tidak tahu kekuatan tim. Jangankan kekuatan tim, dia baru melihat pemain-pemain Indonesia. Oleh sebab itu, kehadiran Teguh dan I Gusti Rusta Wijaya sebagai asisten pelatih sangat membantu. Sebagaimana kita tahu bahwa Teguh dan Rusta memang sempat bermain di liga profesional Indonesia. 

Positifnya, Stefansky tidak malu bertanya. Sehingga dia bisa mendapatkan masukan yang bagus dari asistennya. Jadi, meski terbilang pelatih baru, prestasinya sudah bagus dengan empat kemenangan sejauh ini. 

Di sisi Bima Perkasa, David Singleton sebagai pelatih asing tentu lebih familiar dengan IBL. Karena dia sudah menjadi pelatih di liga basket Indonesia sejak tahun lalu. Tapi ekspektasi Bima Perkasa terhadap pelatih asal Amerika ini tentu lebih besar. Dengan empat kemenangan dari tujuh laga saja, tentunya belum cukup memuaskan bagi manajemen. David dituntut untuk bisa mengumpulkan lebih banyak lagi.

Meski sudah familiar dengan basket Indonesia, tapi David Singleton juga harus beradaptasi dengan suasana baru di IBL Pertamax 2021. Suasana baru yang dimaksud adalah pemain-pemain lokal. Sebab, David sendiri pasti baru mengetahui kemampuan pemain lokal di Indonesia, karena musim lalu menit bermain mereka tereduksi oleh pemain asing. 

Untungnya, Bima Perkasa sudah mencuri satu kemenangan dari Bali United. Bima Perkasa menang 61-53 pada tanggal 11 Maret 2021. Modal tersebut akan membuat Bima Perkasa lebih percaya diri menghadapi pertandingan ini. Sebaliknya, Bali United akan berusaha revans atas kekalahan tersebut.