Marquis Halloway Davison mencetak 19 poin untuk Satya Wacana Salatiga di babak pertama. Dia belum bisa dihentikan oleh pertahanan Bali United Basketball. Namun tim tuan rumah masih tertinggal 39-43 dari tamunya saat turun minum. Performa Davison belum bisa membuat Satya Wacana unggul.
Duet asing Gracin Bakumanya dan Marquis Davison memulai laga sebagai starter untuk tim Satya Wacana. Mereka diturunkan bersama tiga pemain lokal, yaitu Kevin Mendita Sihombing, Rexy Fernando, dan Imanuel Mailensun. Sedangkan di kubu Bali United, mereka yang memulai permainan adalah Xavier Cannefax, Lutfi Eka Koswara, Gede Elgi Wimbardi, Joshua Nurse, dan Putu J. Satria Pande.
Bali United tampil meyakinkan dengan keunggulan 8-0 di awal laga. Dua kali three point dari Gede Elgi Wimbardi membuktikan bahwa pemain Satya Wacana lengah untuk mengantisipasi tembakan jarak jauh pemain Bali United. Meski tak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyamakan kedudukan menjadi 8-8.
Terjadi jual beli serangan yang panas di lima menit kuarter pertama, di mana terjadi enam kali pergantian keunggulan. Tim tahu hanya unggul tipis dengan skor 24-25 ketika Joshua Nurse mencetak satu free throw dari dua kesempatan di 33 detik terakhir. Di kuarter pertama ini, Bali United memasukkan lima kali three point dari 11 percobaan.
Memasuki kuarter kedua, Bali United mampu mempertahankan keunggulan yang sudah didapatkan. Mereka memasukkan 18 poin, dan memimpin dengan skor 39-43 atas Satya Wacana saat turun minum. Bali United dipimpin oleh Xavier Cannefax dengan 11 poin, empat rebound, dan tiga assist. Kemudian dari bangku cadangan, Bobby Arthur Williams Jr. membukukan 10 poin dan lima rebound.
Bali United sebenarnya tidak memiliki masalah dalam pertahanan. Satu-satunya pemain Satya Wacana yang paling berbahaya bagi Bali United hanyalah Marquis Davison yang mampu mencetak 19 poin dengan delapan tembakan dari 11 attempt. Davison membuat Satya Wacana kuat di paint area dengan 28 points in the paint. (*)
0 Comments