Antoni Erga Kantungi Banyak Ilmu dari Berbagai Pelatih


Aug 22, 2022

Antoni Erga merupakan nominasi Rookie of The Year IBL Pertamax 2020. Pencapaian tersebut semakin lengkap dengan masuknya Erga sebagai salah satu dari 57 pemain yang akan diseleksi untuk Timnas Elite Muda PP Perbasi. Program ini dibuat sebagai bagian dari persiapan Indonesia menuju FIBA World Cup 2023.

Sebenarnya, Erga sudah pernah ikut seleksi timnas muda sebelumnya. Bahkan saat itu dipimpin langsung oleh Coach Rajko Toroman. Saat itu memang beberapa pemain muda ikut dilseleksi dengan target jangka pendek bisa berlaga di SEA Games 2019 Manila. Sayangnya, Erga termasuk pemain yang tercoret saat itu.

Kala itu, sebenarnya program Timnas Elite Muda ini masih ada kaitannya dengan timnas senior. Sebab, program ini diklaim sebagai program pelapis timnas senior. Jadi untuk pelatih pun dipilih dari asisten pelatih timnas senior, yaitu Youbel Sondakh. Meski ada kaitannya, tapi Erga merasa bahwa beda pelatih, beda pula cara penilaiannya.

"Pelatih timnas memang punya level yang berbeda. Apalagi setiap pelatih punya selera yang berbeda dalam menilai pemain," ujar Erga.

Tetapi itu tidak menyurutkan semangatnya mengikuti seleksi kali ini. Erga hanya punya modal sederhana, yaitu menjadi diri sendiri. Dengan modal tersebut, maka tidak akan kecewa bila hasilnya kurang sesuai dengan keinginannya.

"Cukup jadi diri sendiri saja. Kalau pelatih cocok, ya memang sudah rejeki. Kalau pelatih tidak cocok, berarti kita harus latihan lagi," tegasnya. "Tapi saya senang dengan seleksi ini. Sebab, saya bisa belajar dan mendapatkan ilmu baru. Bertemu dengan pelatih-pelatih baru. Ini yang sangat berharga."

Erga di 2020 merupakan rookie andalan Satya Wacana. Dia tidak pernah absen, alias selalu tampil dalam 12 pertandingan Satya Wacana di reguler season IBL Pertamax 2020. Erga mencetak statistik rata-rata 3,08 PPG, 2,5 RPG, dan 1,17 APG. Erga diharapkan bisa menjadi point guard masa depan Satya Wacana.