Andre Adrianno Atasi Kelemahan Prawira di Lini Kedua


Aug 26, 2021

Prawira Bandung melakukan beberapa langkah strategis di offseason IBL. Mereka memperpanjang kontrak beberapa pemain, dan merekrut pemain baru untuk roster musim depan. Salah satunya yang dianggap sebagai pembelian yang bagus adalah Andre Adrianno. Dia bakal memperkuat lini kedua Prawira. 

Andre tidak hanya bakal jadi pembeda di lini kedua. Justru dia akan menjadi penyeimbang antara starting line up dan bench. Karena itu masalah yang dihadapi Prawira musim lalu. Ketika starter diistirahatkan, mereka tidak bisa mempertahankan keunggulan. 

Pemain kelahiran 4 Januari 1994 tersebut dulunya seorang starter di Satya Wacana. Dia rela turun kasta menjadi pemain cadangan, dan mencari suasana baru bersama tim West Bandits Solo, kontestan baru di IBL Pertamax 2020. Di musim terakhirnya bersama Satya Wacana, Andre mencetak rataan 3,9 PPG, 1,6 RPG, dan 0,7 APG. Saat itu liga masih diperkuat pemain asing.

Meski muncul dari bangku cadangan, Andre bisa mencetak 10,2 PPG, 2,6 RPG, dan 1,3 APG dengan rata-rata bermain selama 19,4 minute per game. Kontribusi Andre sangat besar di West Bandits. Dia jadi kontributor poin terbanyak kedua di tim, di bawah Widyanta Putra Tedja. Field goals precentage mencapai 38,9%, dengan three point precentage sebesar 33,7%.

Kehadiran Andre di Prawira semakin memperkaya shooter milik tim asal Kota Kembang tersebut. Bayangkan saja, mereka sudah punya Hans Abraham, yang baru saja mendapatkan perpanjangan kontrak. Kalau dimainkan bersama, Andre dan Hans bisa sangat berbahaya. Kita nantikan saja perpaduan mereka berdua, dengan strategi yang diramu oleh coach David Singleton. (*)