Amartha Hangtuah Optimistis Menembus Empat Besar


Jan 09, 2020

Hasil bagus, menjadi runner up pada turnamen Piala Raja dan Piala Presiden 2019 menambah keyakinan Amartha Hangtuah menghadapi IBL Pertamax 2020 yang mulai digelar di GOR Sahabat Semarang, 10-12 January. Mereka mematok target menembus empat besar.

"Kami optimistis dengan skuad yang sekarang dan dengan dua kali masuk final di turnamen pramusim, lolos final four menjadi target realistis," timpal Presiden Hangtuah, Gading Ramadhan Joedo pada acara peluncuran tim Amartha Hangtuah di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (8/1).

CEO sekaligus pendiri Amartha Mikro Fintek yang juga merupakan staf khusus Presiden Joko Widodo, Andi Taufan Garuda Putra, berharap Amartha Hangtuah bisa tampil impresif sepanjang musim.

"Saya percaya dengan kemampuan para pemain Amartha Hangtuah. Meskipun tim-tim lawan tak mudah dihadapi, tetapi Abraham Wenas dan kawan-kawan punya mentalitas underdog," Andi Taufan Garuda Putra.

Tiga pemain asing baru dihadirkan yakni Laquavius Kashaka Cotton, Charles Lowell Jackson Jr, dan Darnell Aaron Martin Jr. Mereka adalah muka baru di IBL. “Kami sengaja memilih pemain-pemain asing yang belum pernah bermain di IBL agar permainan mereka belum dikenal oleh tim -tim lawan,” kata pelatih Hangtuah, Harry Prayogo. 

Dari tiga pemain, Ai, sapaannya, masih merasakan kekurangan pada diri Charles Jackson. “Adaptasinya belum mulus, maklum IBL adalah debutnya di liga professional,” ujarnya. “Saya akan berbicara padanya menanyakan apa kesulitannya, dan bagaimana membuat dia merasa nyaman bermain sesuai posisi favoritnya,” katanya.  Harry juga untuk pertamakali naik menjadi pelatih kepala menggantikan Andika Supriadi Saputra yang hijrah ke Louvre Surabaya.

“Walau baru jadi pelatih kepala, saya tetap yakin karena mendapat dukungan penuh dari para pemain. Justru mereka yang mengusulkan ke manajemen agar saya saja yang menjadi pelatih kepala,” kata Ai, sapaan karibnya.

Hangtuah akan berlaga pada hari pertama, Jumat 10 Januari melawan Satya Wacana Salatiga. “Pertemuan kami selalu sengit, bahkan sampai over time. Siapa yang memiliki konsistensi dan strategi tepat akan tampil sebagai pemenang,” kata Ai.