Pacific Caesar Surabaya terlihat ingin mengakhiri rekor buruk (0-6), ketika menjamu Tangerang Hawks Basketball, di GOR Pacific, Sabtu malam (7/2). Di first half, Pacific terlihat sangat nyaman dalam memainkan skema serangan mereka. Dipimpin 22 poin dari AJ Bramah, Pacific unggul 10 angka, 47-37, pada babak pertama.
Bramah memasukkan delapan dari 11 percobaan tembakan, termasuk slam dunk dan alley oop di akhir kuarter kedua untuk membakar semangat rekan-rekannya. Bramah juga meraih delapan rebound dan mengirim tiga assist untuk memimpin Pacific di babak pertama. Christian Yudha menambahkan 10 poin, dan M. Aulaz Ariezky Sepatano menyumbang sembilan poin dari bangku cadangan dengan tiga kali three point dari empat percobaan.
Pacific terlihat sangat nyaman memimpin laga, terutama dengan memainkan tempo lambat. Defense mereka juga terlihat solid. Dalam dua kuarter mereka memasukkan 14 points in the paint, 14 fast break points, dan delapan second chance points. Mereka juga mengkonversi delapan turnovers Hawks menjadi 11 poin.
Hawks bukannya tanpa perlawanan. Mereka tetap berusaha menjaga margin lewat Jeantal Cylla yang mencetak 13 poin, serta Joao Vitor Franca Dos Santos yang mencetak 10 poin dan 11 rebound. Kedua pemain asing tersebut masing-masing bermain selama 20 menit di lapangan.
Meski berpeluang memenangkan pertandingan, tapi mereka harus berhati-hati dengan kebangkitan Hawks. Apalagi Hawks punya senjata ampuh dengan kecepatan mereka. (*)
0 Comments