Pelatih Pacific Caesar Surabaya, Andika Saputra, mengakui paint area menjadi sektor yang paling rapuh dalam laga melawan Hangtuah Jakarta, Minggu (11/1). Pria yang akrab disapa Bedu tersebut akan menjadikan masalah ini sebagai pekerjaan rumah.
Pacific Caesar Surabaya takluk dengan skor 98-78 dari Hangtuah Jakarta. Selisih 20 poin tersebut diakui Bedu sangat besar.
"Kami banyak kecurian di paint area. Kami benar-benar kesulitan di sana. Hangtuah dapat 58 poin di paint, sementara kami hanya 48," ujar Bedu.
"Hal yang berbalik justru ada di fast break points. Kami unggul 27 poin, sementara Hangtuah hanya 17 poin," imbuhnya.
Selain permasalahan di paint, ada sektor lain yang dinilai Bedu bermasalah pada gim pertama Pacific Caesar musim ini. Pertahanan yang terlalu terekspos tak boleh terulang.
"Kami bermasalah di defense, terutama saat one on one, itu yang harus segera diperbaiki," ujar Bedu.
0 Comments