Surabaya Luar Biasa


Mar 11, 2020

Kontestan IBL Pertamax 2020 tampaknya tak ada yang kecewa bermain di Surabaya. Terutama soal sambutan IBL Fans yang memadati DBL Arena dalam tiga hari pelaksanaan seri Surabaya. Apalagi laga-laga yang disajikan begitu emosional, termasuk pertarungan dua tim asal Kota Pahlawan, Louvre dan Pacific Caesar. 

Namun kita tinggalkan euphoria penonton Surabaya, untuk kembali menyimak persaingan kontestan IBL Pertamax 2020. Setelah seri keenam, tampak terjadi perubahan besar. Khususnya di papan tengah.

Dimulai dari papan atas. Indonesia Patriots dan NSH Jakarta sama-sama memetik dua kemenangan di Surabaya. Ini artinya mereka tidak berubah posisi. Tetap di peringkat satu dan dua. 

Menyusul di bawahnya, mulai terjadi persaingan sengit. Pelita Jaya Bakrie kini tak nyaman lagi. Sebab, Satria Muda Pertamina Jakarta mengancam di bawahnya. Apalagi pada pertemuan kedua, giliran Satria Muda yang sukses menghajar Pelita Jaya dengan skor 88-68. Agregat sama kuat, membuat kedua tim bisa saling susul di klasemen. 

Sedikit membahas mengenai perkembangan Satria Muda. Mereka tampak tidak ada masalah di dua seri terakhir, Kediri dan Surabaya. Bahkan tim asuhan Milos Pejic itu sudah mengemas lima kemenangan beruntun. Penampilan mereka naik, setelah kedatangan Shawntez Patterson yang bisa membuat paint area semakin kuat. 

Beranjak ke papan tengah. Persaingan dua kontestan asal Surabaya berhasil mencuri perhatian IBL Fans dalam seminggu terakhir. Pacific sebenarnya juga tidak buruk. Mereka bisa mencuri satu kemenangan di Surabaya. Tetapi saat terjadi Derby Surabaya, justru Louvre yang bisa memenangkan pertarungan. Laga ini sangat emosional khususnya bagi Louvre, karena mereka bermain tanpa Savon Goodman yang cedera. Selain itu, Louvre sebelumnya sudah kalah empat pertandingan beruntun.

Louvre kini tetap di peringkat lima dengan 21 poin. Sedangkan Pacific menyusul di bawahnya dengan 18 poin. Berada di tempat keenam membuat Pacific kurang nyaman. Oleh sebab itu, mereka akan mengganti pemain. Taylor Statham akan digantikan oleh Denarius Odell, mulai seri tujuh nanti. Sementara di sisi Louvre, belum ada pengumuman pergantian pemain. 

Amartha Hangtuah dan Prawira Bandung berhasil membuat lompatan besar. Hangtuah, meski belum konsisten, tapi sudah membuktikan bahwa mereka belum menyerah. Kemenangan atas Prawira Bandung menjadikan mereka ada di peringkat ketujuh. Sedangkan Prawira juga menambah pundi-pundi poin setelah dua kemenangan di Surabaya. Mereka kini mengoleksi 18 poin. Performa kedua tim sedang bagus. Mereka sedang menunggu kesempatan untuk mencuri posisi Pacific.

Di akhir, ada Bank BPD DIY Bima Perkasa dan Satya Wacana yang terpuruk di dasar klasemen. Dua tim asal Jawa bagian tengah ini belum menemukan momentum kebangkitan. Bima Perkasa menyisakan lima laga, sedangkan Satya Wacana akan bertanding enam kali lagi. (*)