News Event

Satya Wacana Tampil Percaya Diri Untuk Rebut Keunggulan Di First Half

16 January 2026
|

Satya Wacana Salatiga tampil lebih percaya diri di laga kandang keduanya, dalam lanjutan pekan kedua IBL GoPay 2026, pada Jumat malam (16/1). Serhii Pavlov, Kevin Mendita Sihombing, dan Teemo masing-masing mencetak tujuh poin untuk membuat tuan rumah unggul 35-33 dari Rajawali Medan. Peluang menang terbuka lebar jika Satya Wacana tetap konsisten. 

Dua pemain asing Satya Wacana, Serhii Pavlov dan Kevin Kangu sama-sama bermain 20 menit di first half. Berbeda dengan Kangu yang terkunci, justru Pavlov bisa lebih baik dengan menambahkan empat assist, dua rebound, dan satu steal. Dukungan Kevin dan Teemo juga sangat bagus dalam skema serangan Satya Wacana. 

Bermain di GOR Basket Prof. Susilo Wibowo, Semarang, tim Satya Wacana memainkan tempo yang lambat. Mereka unggul enam angka di kuarter pertama, yang membuktikan bahwa permainan mereka lebih baik di laga kali ini. Sebaliknya, Rajawali memang tidak terlalu baik, ketika mereka melambat. 

"Sebenarnya game plan kami tidak berjalan baik di first half. Satya Wacana bermain dengan tempo lambat. Memang itu kelebihan mereka dan saya rasa Satya Wacana terlalu nyaman dengan permainan seperti itu," kata pelatih Rajawali, Efri Meldi, yang notabene pernah menjadi pelatih Satya Wacana yang sukses membawa mereka ke Playoffs di musim 2016 silam. 

Rajawali sebenarnya lebih baik dari sisi rebound. Tetapi mereka tidak bisa memanfaatkan kelebihan tersebut untuk mengungguli lawannya. Justru Brandone Francis yang diharapkan bisa menjadi tulang punggung, hanya mencetak lima poin saja di first half. 

"Kalau berbicara defense, kami berhasil mengunci Kevin Kangu, karena dia hanya mencetak tiga poin saja. Tapi di kuarter ketiga, kami akan naikkan tempo agar bisa menyusul di second half," imbuh Coach Meldi. 

Belajar dari pertandingan sebelumnya, seharusnya Satya Wacana tidak terlena dengan keunggulan ini. Karena Rajawali juga berhasil comeback saat mereka mengalahkan Kesatria Bengawan Solo. Sehingga Satya Wacana harus berhati-hati dengan kebangkitan Rajawali di babak kedua. (*)

Baca Juga: Kiprah Satya Wacana di Liga Profesional Selama 17 Tahun

0 Comments