Satya Wacana Salatiga punya ciri khas di IBL yaitu selalu turun dengan pemain yang mayoritas berusia muda. Kali ini pun sama, bahwa Satya Wacana memiliki average player age 22 tahun. Tapi di musim 2026 ada yang berbeda dari tim ini dari komposisi pemain. Tampaknya mereka siap untuk mengubah tradisi.
Satya Wacana adalah tim yang didirikan oleh Danny Manongga dan almarhum Danny Kosasih. Mereka sudah bergabung dengan liga profesional sejak 2010. Tetapi kiprah mereka sejauh ini dengan prestasi tertinggi adalah masuk Playoffs di IBL musim 2016. Setelah itu, tim yang dipimpin oleh head coach Jerry Lolowang tersebut tidak mampu mengulang prestasi ini.
Tetapi untuk persiapan musim 2026, Satya Wacana memiliki banyak senjata ampuh. Dimulai dari mempertahankan sebagian besar pemain lokal, yang dipimpin oleh kapten tim Henry Lakay. Kemudian ada penambahan baru yaitu Samuel Sualang dan Teemo Tan.

Tetapi tim yang bermarkas di GOR Basket Prof. Susilo Wibowo UNDIP Semarang tersebut menambahkan dua pemain asing yang cukup menarik. Pertama ada Kevin Kangu, pemain muda asal Amerika Serikat yang pernah bergabung dengan tim OKC Blue di NBA G League. Kemudian yang kedua adalah Serhii Pavlov. Pemain tim nasional Ukraina, yang sedang dalam performa terbaiknya.
Sebagai gambaran saja, bahwa Satya Wacana di musim 2024 tampil cukup bagus dengan rekor 6-20, dan mengalahkan Satria Muda. Sebuah sejarah yang sulit terulang jika mereka tidak konsisten. Sementara di musim 2025, Satya Wacana turun dengan rekor 4-22.

Tampaknya dengan penurunan performa ini, Presiden Club Prof. DR. Intiyas Utami, S.E.,M.SI.,AK. dan Yafet Y.W. Rissy menyetujui untuk mempertahankan sebagian besar pemain. Ini menjaga agar chemistry pemain tetap terjaga, dan siap mengubah tradisi selalu berada di papan bawah klasemen, saat mereka tampil di IBL 2026. (*)
0 Comments