Rindu Riuh Renyah Penonton di Lapangan


May 31, 2021

Indonesia Basketball League (IBL) Pertamax 2021 berlangsung meriah. Jumlah penonton daring via streaming terus meningkat di setiap pertandingannya.

Namun tak bisa dimungkiri, tak ada yang mampu menggantikan keriuhan penonton saat hadir langsung di lapangan. Meski dukungan tetap terasa lewat virtual, lapangan tetap terasa hampa.

Penggawa Satria Muda Pertamina Jakarta, Rizal Falconi, turut merasakan perbedaan itu. Tak hanya pendukung, Rizal juga merindukang kehadiran keluarga di lapangan.

“Saat tidak pandemi, biasanya keluarga menyempatkan nonton. Sekarang mungkin tidak bisa dahulu karena situasi tidak memungkinkan,” ujar Rizal.

“Terasa beda memang, tetapi memang tidak bisa dipaksakan,” imbuhnya.

Lain Rizal, lain pula rookie West Bandits Solo, Habib Tito Aji. Dulu, Habib selalu mendambakan bermain di lapangan yang penuh dengan penonton.

“Saat masih di level universitas inginnya ditonton banyak orang saat main di IBL. Sekarang ketika sudah main justri sedang tidak boleh ada penonton,” ujar Habib.

“Awalnya pasti kecewa, tetapi saya coba mengerti karena situasi tidak memungkinkan. Ketika nanti sudah boleh ada penonton, pasti akan lebih semangat lagi,” imbuh pemain debutan itu.

Baik Rizal dan Habib berharap pandemi Covid-19 bisa cepat mereda. Kompetisi olahraga tanpa penonton terasa seperti sayur tanpa garam.

“Semoga situasinya bisa cepat membaik lagi, penonton bisa hadir di lapangan lagi, dan bisa lebih penuh dari biasanya,” ujar Rizal.