RANS Simba Bogor menyiapkan strategi yang baik untuk menaklukkan tamunya, Pacific Caesar Surabaya. Terlihat di kuarter pertama, RANS mampu mengobrak-abrik pertahanan Pacific. RANS menciptakan jarak 12 angka (57-45) saat turun minum.
RANS kembali bermain di kandang sendiri, Gymnasium SV IPB, pada Rabu malam (11/2), sebelum mereka memulai perjalanan tiga laga tandang dalam lanjutan IBL GoPay 2026. Untuk itu, mereka tidak ingin kehilangan poin kandang melawan Pacific hari ini.
Laga berjalan sengit di awal laga. Kedua tim saling bergantian memimpin skor, dan terjadi dua kali skor sama kuat. RANS sempat unggul lima angka (26-21) lewat three point KJ Buffen. Tetapi langsung dibalas kontan oleh AJ Bramah, yang mendekatkan Pacific dengan jarak dua angka (24-26). Pacific menutup kuarter pertama dengan keunggulan 29-28 setelah Danu Satria Fajar Aprilianto mencetak three point, memanfaatkan assist dari M. Aulaz Ariezky Septano.
Namun apa yang diperlihatkan Pacific di kuarter pertama, tidak muncul lagi di kuarter kedua. Lagi-lagi masalah pertahanan membuat Pacific terpuruk. RANS bisa mencetak empat three point di kuarter kedua, dan memaksa Pacific melakukan empat turnovers. Bukan hanya itu saja, pertahanan Pacific di paint area menjadi rapuh di kuarter kedua. RANS akhirnya bisa unggul dengan jarak yang nyaman, 57-45.
"Problem kami second chance dan paint area," kata Andika Supriadi Saputra, pelatih Pacific. "Defensive rebound juga harus kami perbaiki lagi. Terlihat sangat jelas di mana perbedaan rebound kami dengan RANS (19-33)"
Di kubu RANS, KJ Buffen mencetak double-double di babak pertama dengan 17 poin dan 13 rebound. Dia memiliki akurasi tembakan 66%, serta menambahkan lima assist. Sebaliknya di kubu Pacific, AJ Bramah mencetak 16 poin, lima rebound, dan lima assist dalam dua kuarter awal. (*)
0 Comments