Dewa United Banten menjadi tim pertama yang merasakan RANS Simba Bogor racikan Agus Pamungkas Batbual. Karena ini menjadi laga pertama RANS setelah melakukan pergantian pelatih. Sempat unggul 10 angka, namun RANS tidak bisa membendung laju Dewa United di kuarter kedua. Tuan rumah berbalik memimpin dengan skor 44-40 saat turun minum.
RANS datang dengan harapan dan strategi yang baru. Mereka tampil lebih bersemangat di awal laga. RANS unggul 15-5 di lima menit pertama. Tetapi perlahan Dewa United bisa menguasai keadaan. Mereka bisa mencetak 21-24 di akhir kuarter keempat, lewat buzzer beater Bryan Fernando Korisano.
RANS tetap memimpin, setidaknya sampai lima menit pertama kuarter kedua. Tetapi Dewa United mendapatkan momentum lewat Joshua Ibarra dan Donell Cooper II. Tim tuan rumah merebut keunggulan menjadi 34-33. Cooper pada akhirnya membuat Dewa United unggul (44-40) dengan tembakan three point sebelum turun minum.
Dalam dua kuarter, Cooper 14 poin, memasukkan empat dari tujuh percobaan tembakan tiga angka, menambahkan lima assist, empat rebound, dan empat steal. Joshua Ibarra menyumbang 10 poin. Dari kubu RANS, ada KJ Buffen yang mencetak 14 poin, tujuh rebound, empat assist. Kabar buruknya, Buffen menjadi penyumbang turnovers terbanyak di babak pertama dengan lima kali turnovers.
Secara akurasi tembakan, kedua tim sama-sama kurang bagus dengan persentase di bawah 40%. Tetapi ada faktor lain yang membuat RANS tidak bisa mempertahankan keunggulan mereka.
RANS melakukan 17 turnovers, dan dari jumlah tersebut ada 12 steal dari Dewa United. Sementara Dewa United bisa mencetak 25 points from turnovers. Selain itu, Dewa United juga lebih baik secara kontribusi dari bangku cadangan dengan perbandingan 17-1. RANS harus mengurangi jumlah turnovers mereka di babak kedua untuk mempertahankan asa meraih kemenangan di laga ini. (*)
0 Comments