Prawira Harus Lebih Banyak Berlatih Bersama


Nov 16, 2022

Komentar menarik diucapkan oleh head coach Prawira Harum Bandung, David Singleton, pada fase-fase akhir IBL Indonesia Cup 2022. Dia mengatakan sulit bagi tim untuk menemukan chemistry, bila tidak pernah berlatih bersama. Itulah yang terjadi di tim Prawira. Persiapan yang mepet membuat mereka tidak mendapatkan hasil maksimal. Justru di sinilah mereka harus sadar kalau chemistry antarpemain bisa didapatkan dengan semakin banyaknya waktu mereka bersama. 

Prawira merebut tempat ketiga di turnamen pramusim IBL Indonesia Cup 2022, setelah mengalahkan Dewa United Surabaya. Namun masalah di tim Prawira baru bisa diidentifikasi setelah kalah dari Pelita Jaya Bakrie Jakarta di semifinal. Dari sini, head coach David Singleton mencoba untuk mengurai permasalahannya. 

"Kami sudah bekerja sangat keras di turnamen ini. Karena ada pemain baru, kemudian ada pula pemain yang tidak berlatih hampir tiga bulan. Ini masalah bagi mereka. Baik secara fisik dan mental. Oleh karena itu, kami tidak ingin ada beban target terlalu tinggi di pramusim," kata coach Dave. 

Tetapi dari sini, pelatih muda tersebut tahu bahwa persiapan membutuhkan waktu yang lama. Tidak bisa sesingkat itu, atau seperti saat mereka mempersiapkan IBL Indonesia Cup. Di liga musim depan, coach Dave ingin Prawira bisa lebih baik lagi. 

"Saya ingin Prawira bermain lebih kuat, mengadu fisik, agresif, namun tetap smart. Saya juga ingin para pemain meningkatkan kemampuan one-on-one," ungkapnya. "Saya rasa persiapan memang butuh waktu lama. Dan, sulit untuk mencari chemistry tim kalau mereka jarang berlatih bersama."

Coach Dave menegaskan bahwa timnya sudah bagus. Dirinya bangga dengan para pemain yang tetap fight sampai detik-detik terakhir. Hanya beberapa hal kecil yang harus diperbaiki sebelum terjun ke liga musim depan. (*)