PP Perbasi Setujui Pemain LIMA Merangkap Bermain di IBL


Oct 14, 2021

Pengurus Pusat Persatuan Bolabasket Seluruh, Indonesia (PP Perbasi) telah menyetujui peraturan yang membolehkan pemain berstatus mahasiswa yang bermain pada Liga Mahasiswa (LIMA) juga bermain membela klub-klub pada Kompetisi IBL pada musim kompetisi bersamaan.

Artinya, student athlete bisa bermain pada level kompetisi yang lebih tinggi tanpa harus meninggalkan dan tetap memperkuat tim kampusnya dalam Liga Mahasiswa.

"Dengan kompetisi yang makin baik tentu makin menambah antusiasme universitas dalam mendapatkan talenta pemain terbaik. Pertandingan akan semakin kompetitif dan bisa memberikan tambahan kemampuan dan pengetahuan bagi pemain maupun tim," kata Direktur Utama LIMA, Junas Miradiarsyah seperti dikutip dari info resmi Liga Mahasiswa.

“Kami gembira dengan kebijaksanaan PP Perbasi yang setuju dengan rancangan peraturan dari LIMA tersebut. Dengan demikian atlet mahasiswa tak perlu ragu dan menunggu lulus untuk bermain di IBL. Mereka masih bisa memperkuat tim kampus walau sudah terdaftar di IBL” kata Junas.

LIMA sedang mempersiapkan format kompetisi dengan meningkatkan jumlah pertandingan antar universitas serta melakukan penyesuaian sistem dan waktu pertandingan. Kemudian, selain penyesuain peraturan, LIMA juga akan berusaha menambah aspek pendukung guna meningkatkan animo dan intensitas pada ajang kompetisi.

"Semakin ditempa mereka pada kompetisi mahasiswa, maka akan semakin matang dan siap para pemain muda tersebut saat terjun pada level kompetisi tertinggi seperti IBL," papar Junas.

Semakin cepat para pemain muda mendapatkan kesempatan bermain, semakin lancar pula regenerasi pemain bisa dilakukan dengan mulus.

"Apalagi dengan semakin banyaknya klub anggota IBL tentu akan semakin banyak pemain siap pakai dan berkualitas yang dibutuhkan untuk Kompetisi IBL," pungkasnya. 

Kompetisi IBL 2022 akan diikuti 16 klub peserta, terbanyak sepanjang sejarah kompetisi bolabasket profesional Indonesia. Praktis kebutuhan  jumlah pemain yang siap pakai pun  semakin meningkat.

Peraturan yang membolehkan pemain LIMA juga bermain di IBL akan semakin memudahkan pencarian talenta dan mematangkan para pemain muda untuk semakin meningkatkan kualitas mereka seiring dengan bertambahnya jam terbang.