Pemain Terbaik: Yanuar Dwi Priasmoro Mendobrak Tradisi


Apr 27, 2020

Terkadang orang-orang berpikir bahwa pemain dari tim papan atas yang menjadi MVP. Tetapi sejarah liga Indonesia dalam satu dekade terakhir mencatat sesuatu yang diluar kebiasaan. Itulah saat dimana Yanuar Dwi Priasmoro dari tim Bimasakti Malang terpilih menjadi MVP NBL Indonesia 2011-2012.

Awalnya memang banyak yang menganggap terpilihnya Yanuar sebagai kejutan. Tetapi kalau melihat penampilannya saat itu, mungkin tidak ada kejutan. Dan, pantas bila dirinya terpilih sebagai MVP. Yanuar saat itu mencetak 17,8 PPG, tertinggi diantara pemain lainnya. Bahkan ada dua catatan statistik paling tinggi musim itu, yakni free throw precentage 76,9%, dan field goals precentage 43,3%. 

Tak hanya MVP, pada liga musim 2011-2012, Yanuar dinobatkan sebagai Defensive Player of The Year, Top Scorer, dan masuk First Team. Di musim yang sama rekan satu timnya, Denny Sartika merebut gelar Top Assist. Sayangnya keberadaan dua pemain tersebut belum bisa mengangkat prestasi Bimasakti. Mereka harus puas dua kali kalah di awal babak playoff yang menggunakan sistem double-elimination tersebut.

Jauh sebelum Yanuar jadi pemain profesional, dia adalah pemuda yang berasal dari desa Kalipucung, Sanankulon, Blitar, Jawa Timur. Salah satu orang yang berjasa membawanya ke dunia basket adalah mendiang Sin Kim Lai. Pemilik klub basket Pelangi di Blitar itu yang membinanya. Mengubah arahnya dari sepak bola ke basket. 

Perjalanan karier profesionalnya dimulai tahun 2008. Pemain yang seangkatan dengan Yanuar saat itu adalah Bima Riski Ardiansyah yang kini membela Satria Muda Pertamina Jakarta. Saat Bimasakti berubah menjadi Bima Perkasa, peran Yanuar tidak pernah berubah. Bahkan di era pemain asing, Yanuar tetap bisa menjadi salah satu tumpuan klubnya.

Sayangnya pada saat dipanggil mengikuti pemusatan latihan di timnas Indonesia, Yanuar mengalami cedera. Kondisi tersebut memaksanya untuk beristirahat dengan jangka waktu cukup lama. Sebab hingga seri keenam musim ini, Yanuar belum muncul lagi bersama timnya.

Kisah Yanuar ini sedikit mengobati kerinduan akan aksi-aksinya. IBL Fans, khususnya pendukung Bima Perkasa tentu menantikan kembalinya Yanuar. 

Tunggu cerita-cerita menarik lainnya di iblindonesia.com. (*)