Pemain Terbaik: Pringgo Regowo Motor Penggerak Aspac di Musim 2012-13


Apr 30, 2020

Perjalanan liga basket di Indonesia tetap bergulir meski mengalami beberapa kali perubahan pengelola. Termasuk untuk tim peserta, juga silih berganti. Tetapi pada era 2012-13, para penggemar basket dimanjakan dengan penampilan gemilang Aspac Jakarta.

Aspac, yang kala itu bernama lengkap Dell Aspac Jakarta berhasil menjadi juara NBL Indonesia musim 2012-13. Kesuksesan ini tak lepas dari adanya orang-orang berkualitas. Dari sisi pelatih, saat itu dipimpin oleh Rastafari Horongbala. Di musim itu, Andakara Prastawa juga memulai perjalanannya sebagai pemain profesional (rookie). Dan, sukses menjadi Rookie of The Year, serta Sixthman of The Year. 

Namun kita tinggalkan sejenak fenomena Prastawa kala itu. Justru dari hasil statistik dan poling pelatih yang digelar pengelola liga, gelar MVP jatuh pada Pringgo Regowo. Sepanjang regular season, Pringgo menciptakan 397 points (12,0 PPG), 303 rebound (9.1 RPG), dan 70 assist (2,1 APG) dalam 33 laga. Catatan penting lainnya untuk menggambarkan efektivitas performa Pringgo sepanjang musim ini adalah rendahnya turnover. Dari 33 game, dia hanya melakukan 31 turnover atau tak sampai satu turnover per pertandingan.

Pringgo menjadi faktor penting bagi tim Aspac yang meenyapu bersih lima seri beruntun. Meski bukan pencetak poin utama, namun Pringgo berperan penting bagi timnya. Itulah bukti efisiensi dan efektivitas di lapangan. 

Di masa IBL Reborn, Pringgo sempat bermain untuk tim Stadium Jakarta. Lalu, kemudian kembali ke Aspac saat dua tim tersebut bergabung menjadi Stapac. Pringgo Regowo pamit dari Stapac Jakarta. Kabar ini disampaikan langsung oleh pemain dengan nama lengkap Alexander Pringgo Regowo dalam akun instagram pribadi miliknya, di akhir Desember 2017 silam. Pringgo menulis bahwa dia sudah memikirkan keputusan ini sejak musim lalu dengan alasan keluarga.

Kini Pringgo mengabdikan diri di basket dengan fokus pengembangan basket usia dini. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pengabdian terhadap olahraga yang sudah membesarkan namanya.(*)

 

 

 

Credit photo : Mainbasket